in

Penumpang Pesawat di Bandara Lombok turun drastis

kicknews.today – Dampak perpanjangan PPKM Darurat Pulau Jawa dan Bali membuat jumlah penumpang pesawat di Bandara Lombok turun drastis, 75 persen dari sebelumnya.

Humas PT Angkasa pura I LIA, Arif Haryanto, mengatakan pergerakan penumpang dan pesawat sejak pemberlakuan PPKM Darurat di sektor transportasi udara 5-22 Juli, rata-rata 770 penumpang/hari dan 12 pesawat/hari.

Sedangkan pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat pekan sebelum pemberlakuan PPKM Darurat 30 Juni-4 Juli, rata-rata 3.051 penumpang/hari dan 32 pesawat/hari.

“Jika dibandingkan terdapat penurunan jumlah penumpang yang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok sebesar 75% dan pergerakan pesawat turun sebesar 62%,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (22/7).

Sementara itu, untuk rute penerbangan internasional sudah lama di tutup sejak lonjakan kasus covid cukup tinggi di Indonesia. Sedangkan rute penerbangan yang tetap tersedia diantaranya, Jakarta (Batik Air), Surabaya (Citilink & Lion Air), Denpasar (Wings Air), dan Bima (Wings Air).

Sementara itu, untuk memudahkan pelayanan kepada penumpang, Bandara Lombok membuka sentra vaksinasi Covid-19 seiring dengan PPKM Darurat. Mendukung percepatan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

“Ini untuk memberikan kemudahan bagi calon penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Lombok dalam memenuhi salah satu persyaratan perjalanan, yaitu kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19,” katanya.

Seperti diketahui, dengan berlakunya PPKM Darurat, serta sesuai ketentuan Surat Edaran (SE) Nomor 45 Tahun 2021 Kementerian Perhubungan RI, penumpang pesawat udara tujuan Pulau Jawa dan Pulau Bali diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis pertama, dan surat keterangan negatif hasil RT-PCR.

Sentra vaksinasi yang berada di area lobby keberangkatan Bandara Lombok ini buka setiap hari mulai pukul 05.00 sampai dengan 17.00 Wita. Dilayani 6-8 petugas pelayanan kesehatan dari RSUD Provinsi NTB dan RSUD Kota Mataram.

“Vaksin yang diberikan adalah vaksin Covid-19 untuk dosis pertama. Ketersediaan vaksin menyesuaikan dengan jumlah peserta di bandara. Layanan ini ditujukan bagi penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Lombok dan berusia 12 tahun ke atas,” pungkasnya. (ade)

Editor: Annisa

Laporkan Konten