in

Pemilik Mobil Dinas ini akhirnya minta maaf

Mobil dinas KPU NTB yang diparkir di bahu jalan dan pelindung kanopi. Pemilik mobil akhirnya minta maaf.

kicknews.today – Pemilik Mobil Dinas yang parkir menggunakan bahu jalan dan dipasangi kanopi semi permanen di jalan Lingkungan Turida, Kelurahan Turida Kecamatan Sandubaya, kota Mataram akhirnya meminta maaf.

Permintaan maaf itu dilayankan melalui pesan Whatsapp. “Secara pribadi dan keluarga saya mohon maaf atas hal tersebut,” kata pemilik mobil yang merupakan Anggota KPUD NTB inisial HS kepada kicknews.today, Minggu (15/11).

Ia mengaku, selama ini mobil tersebut sengaja diparkir di luar halaman rumah karena tidak memiliki garasi atau lokasi parkir. “Tidak ada tempat lain untuk parkir. Makanya saya parkir di luar,” aku HS.

Pun, pemasangan kanopi itu kata HS semata-mata untuk melindungi mobil dari panas sinar matahari di siang hari dan embun pada malam hari.

“Tapi, mobil yang parkir beratap tersebut selama ini tidak mengganggu lalu lintas. Walaupun ada mobil sampah, mobil box air maupun mobil warga yang melintas,” kata HS.

Sebelumnya, salah seorang yang meng-upload foto viral tersebut sudah menemui untuk meminta maaf kepada HS. “Yang upload pertama kali sudah ke rumah saya juga dan meminta maaf atas perbuatannya,” katanya.

HS pun bersedia membuka pemasangan kanopi semi permanen yang menggunakan bahu jalan tersebut jika ada permintaan.

“Saya siap dan tidak ada masalah jika saya bongkar kanopi tersebut. Dan mobilnya tentu masih diparkir di tempat tersebut karena tidak ada tempat lain untuk parkir,” bebernya.

HS pun meminta agar masalah mobil parkir dan pemasangan kanopi di bahu jalan lingkungan itu agar tidak dibesar-besarkan. “Harapan saya tidak perlu dibesar-besarkan,” pintanya.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Rumah Nikita Mirzani dijaga Polisi, LPSK juga tawarkan perlindungan

Ratusan anggota Dinas Rahasia AS terinfeksi Covid-19 selama kampanye Trump