in

‘Memarak’ jadi saluran Mayarakat Lombok Utara sampaikan Keluhan

Pimpinan OPD KLU saat mengikuti rakor

kicknews.today – Dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikumpulkan. Berlokasi di Aula Kantor Bupati, Senin (8/3) tujuan dikumpulkannya para pejabat ini untuk melakukan rapat koordinasi (rakor) yang secara langsung dipimpin oleh bupati dan wakil bupati.

Ditemui usai rakor, Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto mengungkapkan, tujuan daripada rakor ini untuk mengakselerasikan sekaligus mendengar program-program yang ada di tiap OPD. Dengan demikian pihaknya mengetahui mana program yang selaras dengan apa yang pimpinan daerah harapkan. Terlebih dalam program 100 hari kerja ada 5 program yang diprioritaskan.

“Responnya (Pimpinan OPD) baik memang inovasi dan kecepatan ini yang kita tekankan dalam rapat koordinasi apalagi di massa pandemi. Tapi memang satu sisi kita harus percepatan supaya pelayanan optimal,” ungkapnya.

Dijelaskan, sinergitas antar OPD dibutuhkan untuk menggolkan jalannya program-program tersebut. Misalnya untuk “Memarak” yang memang notabene membuka ruang masyarakat atau publik untuk menyampaikan keluhan maupun aspirasi. Maka itu Kominfo dan Humas diharapkan membuka ruang tersebut. Demikian pula dengan penataan pariwisata Disbudpar Lombok Utara diharap mengundang para pelaku wisata untuk melakukan diskusi tentang apa yang akan dilakukan ke depan usai covid.

“Memarak itu humas dan kominfo, dan teman-teman OPD lainnya juga begitu harus punya kesepahaman harus punya integritas. Sehingga ini bisa jalan maksimal,” jelasnya.

Dari hasil rakor tersebut, lanjut Danny, diketahui memang sejumlah OPD memiliki program inovatif yang notabene sudah berjalan. Kendati begitu outputnya tidak hanya untuk 100 hari kerja melainkan berkelanjutan. Seperti Dukcapil hingga Dinas Kesehatan. Terlepas daripada itu, pihaknya optimis jika apa yang dilakukan nantinya selesai dengan baik sehingga masyarakat merasakan manfaatnya dalam pemerintahan baru dibawah H. Djohan Sjamsu.

“Memang ada dan sudah berjalan hal hal yang akan kita masukan tapi goalnya tidak 100 hari tapi untuk seterusnya, continueitas. Kami optimis bisa selesai dan memang diperuntukan 100 hari kedepan dan sudah jalan,” pungkasnya.(iko)

Editor: Dani

Laporkan Konten