in

Galian C di Lombok Tengah ditutup Paksa

Kapolres saat rapat koordinasi

kicknews.today – Polres Lombok Tengah (Loteng) akhirnya menutup paksa galian C di desa Pengembur, Kecamatan Pujut karena tidak memiliki izin.

“Masyarakat serius dan sejalan dengan apa yang pihak kepolisian lakukan. Ini adalah keluhan masyarakat yang terganggu dengan adanya galian C ini,” ujar Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho, Selasa (16/3).

Ia menegaskan, bahwa persepsi masyarakat perlu juga diluruskan bahwa galian C yang sudah memiliki izin itu dilindungi oleh undang-undang.

“Kecuali mereka melakukan penambangan galian di luar konsesi atau koordinat  yang sudah ada izinnya,” katanya.

Ia menegaskan, kalau kaitannya dengan adanya galian C yang di luar izin atau tidak berizin, Polres Loteng juga sudah mengambil langkah mulai dari permintaan klarifikasi data ke dinas ESDM dan melayangkan peringatan dan melakukan pemasangan banner penutupan pada titik galian

“Kita juga minta kepada masyarakat kalau memang ada kegiatan galian segera disampaikan supaya kita bisa melakukan tindakan dengan segera,” jelasnya.

Esty menjelaskan, adanya aktifitas galian yang masih dilakukan tanpa izin masyarakat tidak ada yang mau jadi saksi pada saat kegiatan galian berlangsung itu yang menjadi kendala.

“Sehingga upaya paling tepat adalah tertangkap tangan oleh aparat pada saat melakukan kegiatan penambangan yang tidak ada izin atau melakukan penambangan di diluar koordinat,” ujarnya.

Esty menambahkan, kemarin ada 10 lokasi yang sudah ditutup di wilayah selatan karena tidak bisa menunjukkan izin.

“Akan tetapi berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa masih ada aktifitas kucing-kucingan dengan APH, sehingga kita minta ke masyarakat untuk memberikan informasi biar kita cepat turun ke lapangan,” pungkasnya. (Ade)

Editor: Redaksi

Laporkan Konten