in

Forum Masyarakat NTB dukung penyelesaian masalah Rizieq Shihab dan FPI lewat jalur hukum

FMPK NTB

kicknews.today – Menyikapi persoalan sosial kemasyarakatan akhir-akhir ini, terutama banyaknya seruan dan ajakan kelompok-kelompok tertentu yang mengatasnamakan umat Islam dan bela ulama terkait penembakan 6 Laskar FPI dan penahanan Muhammad Rizieq Shihab, FMPK NTB (Forum Masyarakat Peduli Kebangsaan) justru mendukung upaya pemerintah untuk menyelesaikan masaah tersebut lewat jalur hukum.

“Kita ingin agar situasi kondusif, terutama di NTB. Kejadiannya kan di Jakarta, biar ditangani pihak kepolisian khususnya dalam hal ini Polda Metro Jaya. Masak ada masalah di rumah orang terus kita gaduh di rumah sendiri.,”Kata Heidy Sembah Ulun dari Laskar Adat Gumarang Rinjani yang merupakan bagian dari FKPK NTB.

“Silahkan dikawal, diawasi, agar proses hukumnya berjalan sesuai rasa keadilan. Tetapi tidak usah gaduh dengan meminta orang turun ke jalan atau memprovokasi keadaan. NTB sudah kondusif. Kedepan kita harap terus dijaga,” kata tokoh adat dari Gunung Rinjani tersebut.

“Kalau takut aparat tidak netral, hukumnya miring-miring kan ada kompolnas, KOMNAS HAM, OMBUDSMAN dan lain lain. Bahkan kita dengar akan ada Tim Pencari Fakta Independent atas usulan DPR. Ya silahkan itu lebih baik,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut FMPK yang merupakan forum bersama beberapa organisasi besar di NTB seperti PIN NTB (Pejuang Islam Nusantara) Korwul NTB, PGN NTB (Patriot Garuda Nusantara), JUMAT (Jaringan Ulama Muda Tanah Air), BKG (Barikade Kader Gusdur), Barisan Muda NU serta tokoh-tokoh Lintas Agama dan Pelaku Pariwisata berhatap terciptanya situasi yang kndusif.

“Kita ini sedang mengalami masa sukit akibat Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan. Jangan lagi ditambah sulit dengan isu-isu politik yang tidak jelas. Lebih baik serahkan ke penegak hukum, apapun hasilnya ya harus dihormati,” kata Fakhrony dari Pemuda Adat Lombok Tengah.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan oleh TGH Sapardi Ramli dari Lombok tengah, FMPK menyampaikan point-point sebagai berikut :

  1. Menyerukan segenap elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai kebhinekaan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Menolak dengan keras hadirnya kelompok-kelompok intoleran, radikal/garis keras yang mengatasnamakan agama/Umat Islam dan sikap yang provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa terutama di wilayah NTB.
  3. Mendukung penuh upaya Pemerintah RI dalam penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat diseluruh wilayah NKRI.
  4. Menolak dengan keras ajakan demonstrasi/unjuk rasa serta upaya mempengaruhi proses hukum terhadap siapapun yang dianggap melanggar dan menyerahkan kepada aparat penegak hukum agar bekerja secara profesional hingga tuntas apapun hasilnya.

Dalam kesempatan tersebut para peserta juga ikut mendo’akan kesembuhan para ulama serta para habaib yang sedang sakit agar diberi kesembuhan dan bisa kembali membimbing umat, sekaligus berdo’a untuk keamanan dan kefamaian NKRI. lanjutnya FMKP akan berusaha semaksimal mungkin menjaga stabilitas dan kondusifitas di NTB melalui siaturahmi dan dialog ke berbagai pihak. (red.)

What do you think?

Premium

Written by TIM Redaksi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Minta maaf sudah buat Hoax dibegal di Jalan Lingkar, Perempuan ini ngaku yang terjadi sebenarnya..

Angka Kunjungan Wisatawan ke Lombok Utara Mulai Naik