in

ETLE belum terpasang, warga melanggar di Lombok Tengah ditilang pakai blangko

Doc. Tilang sepeda motor karena pelanggaran lalu lintas, Operasi Keselamatan Rinjani, Polda NTB.

kicknews.today – Satlantas Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyatakan, pelaksanaan Operasi Zebra 2022 di daerah setempat menggunakan sistem teguran karena sistem electronic traffic law enforcement (ETLE) belum terpasang.

“Sesuai dengan perintah Dirlantas Polda NTB, kami menerapkan sistem teguran menggunakan blangko,” kata Kasatlantas Polres Lombok Tengah AKP Putu Caka usai Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2022 di halaman Polres Lombok Tengah, Senin kemarin.

Ia mengatakan bahwa penilangan pelanggar menggunakan sistem ETLE hanya di Kota Mataram karena sistem telah terpasang semua.

Adapun sasaran dalam kegiatan operasi mulai Senin hingga  Oktober 2022, kata dia, adalah pengendara yang tidak tertib berlalu lintas, di antaranya pengendara yang menggunakan handphone, pengendara yang masih di bawah umur, berbonceng tiga atau lebih,  serta tidak menggunakan helm SNI.

Selain itu, lanjut dia, pengendara yang dipengaruhi alkohol, melawan arus, dan pengemudi kendaraan yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

“Kami lebih mengedepankan penindakan bersifat simpatik dan humanis,” katanya.

Selain memberikan penindakan penilangan, dia berharap anggota bisa memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

“Titik razia itu dipusatkan di wilayah yang rawan kecelakaan dan padat arus lalu lintas,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dalam berkendara dan melengkapi surat kendaraan serta bagi orang tua supaya tidak memberikan anaknya memakai sepeda motor.

“Ini semua untuk keselamatan anak,” katanya.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah menegaskan bahwa tujuan operasi tersebut adalah tertib berlalu lintas guna mewujudkan kamseltiblancar yang presisi.

Oleh karena itu, Kapolres meminta kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi, baik dari TNI/Polri, dinas perhubungan, maupun yang lainnya, agar pada pelaksanaan operasi lebih mengutamakan kegiatan simpatik dan humanis. (ant)

Editor: Awen

Laporkan Konten