in

Bupati terpilih Lombok Tengah sampaikan Program Kerja ke Dewan, Masyarakat silakan Catat…

Bupati Loteng saat menyampaikan pidato perdana dalam sidang di DPRD

kicknews.today – Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), H Lalu Pathul Bahri dan HM Nursiah menyampaikan program kerjanya dalam sidang paripurna yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (1/3).

H. Lalu Pathul Bahri dalam pidatonya mengatakan, dirinya bersama Wakil Bupati semata-mata berkat ridho Allah SWT, melalui perantara keinginan masyarakat yang tersalurkan lewat media demokrasi pemilihan kepala daerah tahun 2020.

“Proses Pilkada telah berlalu kompetisi telah berakhir, kita semua adalah pemenangnya. Kami akan bangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, sesungguhnya, proses pembangunan lima tahun sebelumnya juga merupakan proses pembangunan di mana dia dan wakilnya bersama Sekda di dalamnya.

“Maka saat ini adalah kesempatan kami untuk melanjutkan proses pembangunan tersebut. kami mengajak kita semua untuk bahu membahu dalam membangun daerah ini,” katanya.

Ke depan, sejumlah tantangan yang harus dilalui diantaranya adalah persiapan perhelatan MotoGP tahun 2021. Pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika masih terus dikerjakan agar bisa menjadi tuan rumah perhelatan bergengsi tersebut. Kemudian tantangan besar lainnya adalah persoalan pandemi covid-19.

“Untuk hal ini, kita diharuskan segera melakukan Refocusing anggaran untuk penanganan Wabah Covid-19,” jelasnya.

Oleh karena itu, diharapkan dukungan penuh segenap anggota DPRD Lombok Tengah, sehingga Refocusing tersebut dapat berjalan dengan mudah.

“Tantangan lainnya yang harus dibenahi adalah penataan birokrasi, sehingga birokrasi kita dari waktu ke waktu menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dalam rangka membangun Kabupaten Lombok Tengah, dirinya bersama wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah mengusung visi untuk mewujudkan Lombok Tengah Bersatu Jaya (beriman, sejahtera, bermutu, maju dan berbudaya).

“Visi ini merupakan kelanjutan dari visi pemerintahan sebelumnya, karena sebagaimana yang disebutkan di atas, bahwa dirinya bersama HM. Nursiah juga merupakan bagian dari pemerintahan tersebut. visi ini sendiri merupakan sebuah cita-cita yang digali dari nilai-nilai hidup dan kehidupan masyarakat Lombok Tengah,” ujarnya.

Disampaikan juga, sebagai langkah awal mewujudkan komitmen politik, Pathul-Nursiah telah merumuskan program 100 hari kerja. Diantaranya persiapan rumah sakit tipe B, perbaikan pola pelayanan RSUD yang ramah, senyum, sapa, dan melayani. Digitalisasi peningkatan kualitas pelayanan publik di RSUD, puskesmas, dukcapil, pariwisata dan perizinan.

Audit kinerja PDAM dan RSUD, penambahan loket pelayanan adminduk di 12 kecamatan, RSUD, 5 Puskesmas BLUD, pasar Renteng dan pasar Jelojok, penataan kelayakan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir di kota Praya. ASN akan dilakukan assessment, evaluasi dan jobfit. Optimalisasi disiplin dan pakaian kerja.

Selain itu, asuransi petani, launching kampung horti. Kartu Maiq-Meres sehat, yakni memberikan asuransi kesehatan bagi tokoh agama. Fasilitasi usulan pembukaan jalan baru. Fasilitasi ijin pangan industri rumah tangga
(pirt) gratis. Penyusunan roadmap mutu pendidikan. Launching perapet sile.

“Pemakaian jas kembang komak dalam acara seremonial bagi Bupati, Wakil Bupati, Eselon 2 dan 3 serta kepala Desa upaya mendukung industri lokal kita,” katanya.

“Kita akan galakkan jumat sehat dan bersih dan penyelesaian 15 desa persiapan menjadi desa definitif. Perbedaan pilihan politik semasa Pilkada lalu, biarkanlah berlalu, sekarang kita sama-sama bangun Loteng,” harapnya.

Ketua DPRD Loteng, M Tauhid mengatakan, agar visi, misi, ide dan gagasan pemerintahan tersebut, segera dirumuskan dalam RPJMD yang nantinya akan ditetapkan dengan peraturan daerah, yang akan disetujui bersama DPRD Kabupaten Lombok.

” RPJMD tersebut, akan menjadi kamus besar dan pandu arah pembangunan Kabupaten Lombok Tengah lima tahun kedepannya,” pungkasnya. (Ade)

Editor: Dani

Laporkan Konten