in

Bantuan Korban Banjir di Sanggar Bima akhirnya didistribusikan

Bupati dan Wakil Bupati Bima beserta rombongan saat menyerahkan bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Sanggar.

kicknews.today – Bantuan korban banjir di Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima akhirnya didistribusikan oleh Pemerintah daerah setempat, Minggu (17/1). Bantuan tanggap darurat tersebut diserahkan langsung Bupati dan Wakil Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Drs H Dahlan M Noer diterima Camat Sanggar untuk segera disalurkan kepada warga korban banjir.

Bantuan tanggap darurat bencana banjir yang diserahkan tersebut, yakni  berupa beras 6 ton, paket Sembako 1000 bungkus, nasi 1000 bungkus, Mie instan 400 dus , telur 60 krat , air mineral dan tandon air untuk masing Рmasing Desa yang terdampak di Kecamatan Sanggar.

“Kita juga menyediakan tandon air untuk masing-masing desa yang ada di Kecamatan Sanggar. Bantuan yang distribusikan ini merupakan diback up oleh sejumlah OPD. Seperti BPBD, Dinas Sosial, PDAM, Perkim, PUPR dan lainnya,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Aries Munandar ST MT.

Selain beberapa bantuan tersebut Pemerintah juga mendirikan posko induk dan dapur umum di halaman Kantor Camat Sanggar.

“Kita dirikan di sini karena aman dari ancaman banjir dan dinilai strategis,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE menyampaikan kedatangannya bersama dengan pihak BPBD dan Dinas Sosial beserta OPD lain lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, untuk memberikan bantuan tanggap darurat. Sekaligus melakukan peninjauan secara langsung terhadap para korban banjir. Mengingat peristiwa bencana banjir yang terjadi cukup parah.

“Ini banjir yang cukup parah terjadi di Kecamatan Sanggar,” ujarnya.

Dia berharap agar Pemerintah Kecamatan Sanggar untuk melakukan rapat koordinasi kembali. Karena penyebab terjadinya banjir yang kerap terjadi di Kecamatan Sanggar ini, diakibatkan pegunungan yang telah digundul untuk dialihfungsikan sebagai lahan pertanian warga.

“Segera lakukan rapat koordinasi dan meminta warga tidak merusak hutan. Sehingga bencana banjir ini tidak terjadi di wilayah setempat,” tegasnya. (rif)

Editor: Deo

Laporkan Konten