in

Angka Kemiskinan di Lombok Barat tertinggi Lembar dan Sekotong

Kepala BPS Lombok Barat - Anas

kicknews.today – Presentase jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) capai angka 14,28 persen. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angka penduduk miskin capai 100,250 jiwa per Maret 2021.
Dari hasil pendataan angka Garis Kemiskinan di Lobar paling tinggi di wilayah Sekotong dan Lembar.

Kepala BPS Lobar Anas mengatakan, dari hasil data tahun 2019 lalu presentase penduduk miskin di Lobar capai 15,17 persen. Pada tahun 2020, jumlah penduduk miskin di Lobar capai 14,28 persen.

“Jumlah penduduk miskin di Lobar memang menurun. Dari tahun 2019. Namun angka penerimaan bantuan selama Covid-19 ini meningkat di dua Kecamatan,” kata Anas, Selasa pekan ini.

Selain itu kata dia, Garis Kemiskinan (GK) di Lobar pada tahun 2020, capai Rp439,595 perkapita.

Dari data BPS, pengeluaran perkapita yang mempengaruhi GK di Lobar masuk tiga besar di sepuluh kabupaten kota di Lombok Barat.

Untuk daerah termiskin di Lobar kata Anas, terdapat di Kecamatan Sekotong dan Lembar.

“Itu jika merujuk pada bantuan stimulan Covid-19. Jadi di dua kecamatan itulah yang paling banyak mendapat bantuan,” jelasnya.

Ketika dimintai keterangan soal jumlah bantuan di dua kecamatan tersebut, Anas belum bisa memberikan data pasti dari BPS Lobar.

“Memang kita tidak menghitung per kecamtan. Karena data bantuan itu bagian di Dinas Sosial,” katanya.

Namun kata Anas, jumlah peningkatan penerimaan bantuan stimulan Covid-19 di Dua Kecamatan tersebut tidak banyak penambahan.

“Memang di dua kecamatan dari sisi data penerima bantuan terbanyak di Lobar. Tapi ini kita bicara dari sisi kemiskinan mikro tidak sampai makro,” pungkasnya.(Vik)

Editor: Redaksi

Laporkan Konten