in

Sulit air, petani di Lombok Tengah tanam tembakau pakai es batu

Para petani menggunakan es batu untuk menanam tembakau di Desa Ganti, Lombok Tengah (27/5/2021) Foto: ist.

kicknews.today – Puluhan petani di Desa Ganti, Kacamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), terpaksa menanam tembakau dengan es batu. Hal itu karena dampak kekeringan atau kurangnya pasokan air irigasi di wilayah desa setempat.

Upaya petani tembakau tersebut viral setelah foto-foto mereka menyebar di media sosial.

Kepala Desa Ganti, H Acih, mengatakan bahwa kondisi petani di desanya saat ini memang mengalami kekurangan air irigasi. Sehingga, beberapa petani membeli puluhan es balok untuk membasahi lahannya supaya bisa ditanami tembakau. 

“Petani kita saat ini beli es batu untuk membasahi lahan mereka, supaya bisa ditanami,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (28/5).

Dijelaskan, apa yang dilakukan petani itu merupakan salah satu upaya menyiasati lahan pertanian yang keras akibat kekeringan. 

“Ini merupakan percobaan,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi dari beberapa kelompok tani, luas lahan yang mengalami kekeringan di Desa Ganti saat ini sekitar 100 hektar. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena kondisi sumber mata air yang ada saat ini kering. 

“Kita berharap supaya Dinas terkait bisa membantu persoalan yang dihadapi petani ini,” harapnya. 

Terpisah, Sekretaris Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Loteng, Taufikurahman, mengatakan bahwa pihaknya masih belum menerima laporan terkait persoalan tersebut. Selanjutnya akan melakukan pengecekan lokasi penanaman tembakau yang memakai es batu tersebut.

“Lokasi masih kita cek,” ujarnya. 

Menurutnya, viralnya foto petani yang menanam tembakau dengan es tersebut supaya jangan dilihat dari es batunya. Harus dilihat dari manfaatnya, karena itu merupakan modifikasi dari penggunaan hidrogel.

“Mungkin karena hidrogel tidak tersedia, sehingga petani mengakali dengan es batu. Fungsinya sama menjaga kelembaban, ada kalanya juga digunakan untuk biji tanaman agar cepat membuka dan tunasnya segera tumbuh,” pungkasnya. (ade)

Editor: Annisa

Laporkan Konten