in

2.000 PMI asal Lombok Timur gagal berangkat akibat Pandemi Covid -19

Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja (PPTK) Disnakertrans Lombok Timur - M. Hirsan

kicknews.today – Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur (Lotim) mencatat, mulai Januari hingga Maret 2020, sekitar dua ribu lebih Pekerja Migran Indonesia (PMI) tertunda keberangkatannya ke negara tujuan. Hal ini disebabkan Pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja (PPTK) Disnakertrans Lotim M. Hirsan menerangkan, pada April hingga November 2020, Disnakertrans menutup keberangkatan untuk PMI. Persoalan lainnya Negara tujuan penempatan masih belum membuka atau menerima calon PMI.

Atas kondisi ini, Hirsan mengaku banyak perusahaan yang mengeluh disebabkan masa berlaku visa sudah habis dan tiket hangus. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak disebakan situasi pandemi yang memaksa negara tujuan tidak menerima para PMI. Untuk risiko yang ditimbulkan akibat Pandemi Covid-19 perlu adanya kekuatan bersama dan semangat untuk berusaha memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Kita harus terima itu, kita tidak bisa memaksa negera tujuan untuk menerima,” pesannya.

Meskipun di masa pandemi dengan mekanisme yang ketat, negara tujuan penempatan Hongkong dan Singapura yang diberangkatkan sekitar 500 orang. Baru-baru ini Arab Saudi sudah membuka dengan sistem penempatan satu kanal.

“Tapi sampai sekarang masih sepi peminat,” pungkasnya. (Oni)

Editor: Redaksi

Adukan konten

Comments

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0