Ratusan warga Lombok Utara turun ke jalan tolak Alfamart

kicknews.today – Ratusan warga yang tergabung dalam koalisi Kelompok Pedagang Lokal, UMKM dan LSM Surak Agung, Barnas PD, Gempur dan Amati menggedor kantor DPRD dan Kantor Bupati Lombok Utara, Senin sore (13/2). Mereka mendesak legislatif dan eksekutif agar menolak kehadiran retail modern seperti Alfamart dan Indomaret di Lombok Utara.

Aksi ratusan warga tersebut dikawal ketat Polres Lombok Utara. Sedikitnya 120 personil dikerahkan untuk mengawal aksi demonstrasi tersebut.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH saat menemui para peserta aksi dan memberikan arahan kepada massa pengunjuk rasa untuk bisa menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan penyampaian aspirasi

“Kantor bupati kita masih baru, mari kita jaga bersama-sama, adapun nanti hearing akan dijadwalkan ulang. Mari jaga daerah demi kemajuan Lombok Utara,” ujar Kapolres.

Sebelumnya, kebijakan pemerintah memberikan izin bagi retail modern di Lombok Utara masih menuai pro kontra. Kehadiran retail modern juga mendapat penolakan dari Perkumpulan Pengurus Pedagang Lombok Utara. Menurut mereka, kehadiran retail modern tentu akan berdampak pada pengurangan karyawan usaha lokal dan pendapatan UMKM.

“Saya dan teman-teman sebagai pedagang lokal keluhannya sama, khawatir dengan keberlanjutan karyawan. Kalau omset kami menurun karena retail modern, tentu akan berdampak pada pengurangan karyawan,” kata Perkumpulan Pengurus Pedagang Lombok Utara, Lalu Safwan Hadi dihubungi beberapa waktu lalu.

Pemilik Harmoni Minimarket Jambianom ini mengaku sudah membahas dengan para pedagang lokal terkait kebijakan Pemda tersebut. Bahkan pihaknya sudah bersurat ke DPRD Lombok Utara, agar mendesak Pemda agara membatalkan kehadiran retail modern.

“Kami masih tunggu respon dari dewan. Yang jelas, kami harap kebijakan itu ditinjau kembali oleh Pemda, demi keberlangsungan hidup karyawan dan produk UMKM,” harap Lalu Safwan.

Keberadaan produk UMKM lokal menurut dia, harusnya menjadi pertimbangan Pemda. Pasalnya, tidak sedikit pedagang-pedagang kecil yang menjalin kemitraan dengan pemilik toko dan minimarket lokal.

“Termasuk di tempat saya banyak produk-produk UMKM lokal yang dititip untuk dijual,” pungkasnya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI