Puluhan anak korban kekerasan seksual di Bima dicarikan sekolah baru

kicknews.today- Puluhan anak korban pelecehan seksual di Kabupaten Bima akan dipindahkan ke sekolah baru. Langkah itu dilakukan agar korban terhindar dari bulian, kehilangan jati diri dan tetap mendapatkan pendidikan yang layak.

“Jadi, korban harus tetap sekolah agar punya masa depan,” tegas Ketua LPA Kabupaten Bima, Syafrin, Minggu (17/7).

Syafrin mengaku saat ini sedang mengurus kepindahan korban anak, mengingat sudah memasuki tahun ajaran baru. Dia berharap, pihak sekolah bisa menerima dengan baik.

“Kami cari sekolah yang agak jauh dari sekolah awalnya,” kata Syafrin.

Syafrin menyebutkan, jumlah korban kekerasan seksual di Kabupaten Bima mencapai puluhan di tahun 2022. Baik yang kasusnya sedang dalam proses penyelidikan hingga sudah putusan pengadilan.

“Hampir di tiap kecamatan. Yang saya ingat Kecamatan Sape, Wera masing-masing 2 korban,” katanya.

Anak-anak yang menjadi korban kekerasan tegas Syafrin, tetap harus mendapat pendidikan yang layak demi masa depan mereka. Selain itu, anak-anak juga perlu diadvokasi dan pendampingan agar hal tersebut tidak terjadi.

“Cukup mereka jadi korban jangan sampai hak anak untuk mendapatkan pendidikan menjadi terabaika. Itu yang perlu kita jaga bersama,” harapnya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI