Prof. Gatot: Indikator utama keilmuan adalah adab

kicknews.today – Akhir-akhir ini banyak pemberitaan beredar di media massa yang bisa membuat semua orang normal sedih dan miris. Banyak berita yang memuat kejadian asusila, yang diduga pelakunya adalah orang-orang dengan kapasitas khusus. Orang-orang yang seharusnya mustahil bisa dekat dengan kejadian-kejadian seperti itu, apalagi sampai menjadi pelaku.

Disamping itu juga, dalam kehidupan keseharian masyarakat. Tidak jarang ditemukan kelakuan para tokoh yang seharusnya juga mustahil bisa berbuat kerdil dan memalukan. Berulang kali terindikasi mengambil keputusan dan melakukan tindakan yang seharusnya haram untuk mereka lakukan.

Kondisi ini mendapat perhatian khusus dari seorang pemerhati budaya Prof. Gatot Dwi Hendro, yang sehari-hari dikenal masyarakat kerap berkegiatan sosial dalam bidang kebudayaan dan adat di NTB.

“Berada di lingkar komunitas keilmuan atau lingkar lingkungan spiritual, tidak lantas menjamin seseorang akan berkepribadian baik. Tidak bisa dijamin juga bahwa orang yang terpilih atau ditunjuk menjadi pemuka masyarakat akan selalu berbuat bijaksana,” ungkap Profesor ahli hukum itu.

“Bahkan belakangan semakin sering terdengar kejadian-kejadian memalukan dilakukan oleh pihak-pihak dengan kapasitas khusus itu,” sambungnya.

Menurutnya keberhasilan seseorang dalam menimba dan mengajarkan ilmu, mempimpin suatu organisasi atau menjadi pemuka dan tokoh masyarakat, dapat dinilai dari adab dalam keseharian hidupnya. Keseharian yang dapat terlihat jelas oleh hampir semua orang secara objektif, meski bagi orang yang tidak lama mengenal orang tersebut.

“indikator utama keberhasilan menyerap dan menghantarkan ilmu serta aktifitas spiritual itu tercermin pada adab seseorang,” tegas Prof. Gatot yang saat ini diketahui aktif memimpin Prodi S3 di Fakultas Hukum Unram.

“Kita harus bersama-sama berkhidmat membangun revolusi mental bangsa melalui pendekatan kultural religius dengan cara introspeksi diri, menjaga dan memelihara adat, adab dan akhlaq sebagai identitas dan kepribadian bangsa. Semoga kita selalu dalam lindunganNya dan selalu diingatkan untuk berada di jalan yang benar.” ungkapnya sembari menutup percakapanya hari itu. (hl)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI