kicknews.today- Citayam Fashion Week di Jawa Barat belakangan viral di media sosial. Fashion show di jalanan itu juga tidak menarik yang diperagakan masyarakat Pringgasela Kabupaten Lombok Timur.
Bahkan acara tersebut sudah menjadi budaya bagi warga Pringgasela dengan sebutan karnaval tenun. Mereka memanfaatkan jalanan desa sebagai catwalk untuk memamerkan kostum terbaik berbahan kain tenun.

Karnaval itu berlangsung meriah, Minggu (31/7). Ribuan masyarakat mulai dari anak hingga dewasa ikut menyaksikan acara tahunan itu. Beberapa pejabat daerah seperti Wakil Bupati Lombok Timur dan jajaran kepala OPD juga ikut menyaksikan kegiatan tersebut.
Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi karnaval tenun masyarakat Pringgasela, Lombok Timur. Orang nomor 2 di Bumi Gora ini mengaku bangga dengan kreativitas dan kekompakan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian di Pringgasela.
“Mari kita bela, beli produk lokal,” ajak Ummi Rohmi sapaan akrab Wakil Gubernur NTB.
Ketua Panitia Alunan Budaya VI Desa Pringgasela, Bayu Darma Andika mengatakan, karnaval tenun ini sebagai pengingat bagi generasi muda. Dengan harapan, dengan budaya ini mereka mau belajar menenun sebagai cara untuk mempertahankan kearifan lokal.
“Karnaval ini sebagai solusi, supaya budaya menenun di Pringgasela, tidak hilang meskipun sudah terkikis,” katanya.
Pada kegiatan ini peserta menampilkan busana terbaiknya yang 30 persennya terbuat dari kain tenun. Peserta tidak hanya dari masyarakat Pringgasela, tapi juga ada dari wilayah lain di Lombok Timur.
“Ini kekayaan daerah kita yang harus terus dilestarikan,” pungkasnya. (jr)


