in

Golkar harap JODA tidak kecewakan masyarakat Lombok Utara

Paslon JODA Akbar

kicknews.today – Kemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nomor urut satu Djohan-Danny (JODA) di Pilkada Lombok Utara, menunjukkan besarnya ekspektasi masyarakat. Betapa tidak, selisih kurang lebih 18 ribu suara atau 12 persen ini menunjukkan masyarakat menginginkan perubahan. Demikian diungkapkan Ketua DPD II Golkar Lombok Utara H. Djekat Demung, Selasa (15/12).

Menurutnya, harapan partai berlambang Pohon Beringin itu untuk Lombok Utara tentunya sama dengan masyarakat. Yaitu melihat adanya perubahan dan pembaruan dari semua sisi. Sebab pilkada merupakan wujud harapan masyarakat untuk melihat adanya perubahan positif.

“Atas nama Golkar Lombok Utara, saya mengucapkan selamat kepada Paslon JODA Akbar. Harapan Golkar tentunya sama dengan harapan masyarakat,” ungkapnya.

“Pilkada yang dimenangkan JODA memperlihatkan masyarakat menginginkan perubahan. Tetapi yang mendukung NADI saya yakin memiliki cita-cita yang sama melalui Paslonnya, yaitu melihat daerah menjadi lebih maju,” imbuhnya.

Golkar berharap supaya JODA tidak mengecewakan masyarakat. Pelayanan yang dianggap baik pada pemerintahan sebelumnya dapat dilanjutkan, sedangkan yang dianggap kurang baik dapat diperbaiki. Poin paling penting dalam pemerintahan, adalah implementasi Merit System agar berjalan profesional. Terlebih lagi, bagian ini menjadi bahan perdebatan antar paslon saat berlangsungnya debat publik KPU.

“Profesionalisme harus diutamakan, Bupati tidak pandang bulu. Penempatan pejabat harusbsesuai dengan proporsi dan kompetensi,” harapnya.

Sebagai Parpol yang mengusung lawan politik JODA di Pilkada 9 Desember kemarin, Golkar lanjut Djekat, tetap akan mengawasi jalannya pemerintahan. Fraksi Golkar di legislatif akan tetap mengedepankan karya kekaryaan. Meski belum mengambil sikap (tetap menjadi oposisi atau merapat ke pemerintah), namun ia berpesan untuk tetap kritis mengawal kebijakan pemerintah.

“Saya tidak mau mendahului (perintah partai), tetapi dalam pemerintahan, kebijakan yang baik harus didukung, dan yang keliru harus diluruskan oleh Fraksi Golkar,” pungkasnya.(iko)

Editor: Dani

Laporkan Konten