in

Gedor kantor Gubernur, berikut 4 poin tuntutan Koalisi Rakyat NTB bela Palestina ..

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi

kicknews.today – Sekitar 50 organisasi dari berbagai kalangan yang tergabung dalam Koalisi Rakyat NTB bela Palestina mengutuk Zionis Israel. Hal tersebut disampaikan pada Aksi Damai di Depan Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (21/5) pagi. Dalam aksi tersebut, Koalisi Rakyat NTB bela Palestina menuntut  empat poin pernyataan sikap kepada Gubernur NTB.

“Israel adalah Yahudi Zionis biadab yang telah membuat sengsara rakyat Palestina,“ ucap Koordinator Lapangan Aksi Koalisi Rakyat NTB bela Palestina, Lalu Iqra Hafiddin.

Sejak lama kata dia, Palestina  mengalami duka mendalam yang dipertontonkan pada dunia.  Mulai dari pendudukan tanah hingga konflik bersenjata yang memusnahkan manusia. 

“Peristiwa ini telah terlalu lama membumi pada rakyat Palestina dengan korban bayi. Ini jelas Biadab,” kata Iqra.

Ia menegaskan bahwa tidak perlu menjadi Islam untuk bersolidaritas terhadap kemanusiaan untuk Palestina.

“Konsekuensi kita adalah manusia yang beradab. Kita sudah tidak bisa lagi membiarkan kezaliman dan kemunafikan atas situasi rakyat Palestina,” katanya.

Panglima Aksi, HM Agus Setiawan S.H mengutarakan, Nabi Muhammad Saw adalah manusia yang revolusioner dalam membebaskan manusia dari perbudakan.

“Tentu bukan untuk mati konyol, namun akankah kita terus berdiam diri menyaksikan hamburan nyawa melayang?” cetusnya.

Selain itu, Koalisi Rakyat NTB bela Palestina meminta agar Pemprov NTB harus mendedikasikan kepemimpinannya untuk kemanusiaan warga Palestina.

“Kita minta Pemprov NTB mendesak Presiden Jokowi terus berjuang untuk rakyat Palestina. Kita juga minta Gubernur NTB bersurat kepada semua kepala daerah untuk membela Palestina yang telah dijajah Zionis Israel,” katanya.

Sementara, terdapat empat poin tuntutan pernyataan sikap kepada Gubernur NTB. Pertama, mengecam seluruh tindakan Israel beserta sekutunya; Kedua, menarik tentara Israel dari tanah Palestina; Ketiga, pemerintah Indonesia harus membuat pernyataan sikap dukungannya kepada rakyat Palestina dan memutus hubungan kerja sama internasional kepada Israel beserta sekutunya; Keempat, Gubernur NTB harus membuat pernyataan sikap dukungannya kepada rakyat Palestina dengan konkrit dan jelas, dengan cara menyurati pemerintah pusat dan juga membentuk Tim pengelola bantuan untuk Palestina secara satu pintu dari seluruh masyrakat NTB.

Menanggapi empat poin tersebut, Sekertaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H Lalu Gita Ariadi, mengaku senafas dengan seluruh tuntutan tersebut.

“Kami bersama stakeholder di Provinsi NTB senafas dengan suara masyarakat NTB. Apa pun yang menjadi tuntutan Rakyat NTB untuk Palestina kita satu suara,” kata Gita saat orasi di depan massa aksi.

Selain itu, Pemprov NTB juga telah meminta kepada semua Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup NTB secara sukarela mengulurkan bantuan logistik.

“Kita sudah minta semua ASN untuk membantu rakyat Palestina. Sejauh ini kita akan coba kumpulkan donasi dari semua ASN sebanyak mungkin,” pungkas Gita. (vik)

Editor: Annisa

Laporkan Konten