kicknews.today- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bima secara umum berlangsung aman dan lancar, Rabu (6/7). Namun, terdapat beberapa desa terjadi ketegangan hingga terjadi kericuhan.
Kericuhan itu terjadi pada Pilkades Bajo Kecamatan Soromandi. Akibatnya, satu warga bernama Ikra, 58 tahun asal dari Dusun Ndano Ndere Desa Bajo dilarikan ke Puskesmas. Dia terluka di bagian hidung akibat terkena lemparan batu oleh terduga pelaku inisial UA, 26 tahun. Pelaku sempat dikejar warga, namun berhasil kabur.

Karena tidak mendapati pelaku, keluarga korban melampiaskan dengan melempari kantor desa setempat menggunakan batu dan kayu. Akibatnya sejumlah kaca jendela pecah dan bagian atap rusak.
Dari informasi yang dihimpun, kericuhan bermula saat panitia penyelenggara Pilkades hendak berikan kesempatan warga di dusun ketiga untuk mencoblos. Harusnya, setelah dusun kedua panitia berikan kesempatan untuk warga di Dusun Nandondere, karena jauh dari lokasi titik pencoblosan.
“Sementara faktanya, mereka ngotot untuk berikan kesempatan ke warga yang di dusun ketiga itu. Harusnya dusun kami yang duluan. Karena lokasi titik coblos itu jauh,” tegas Jumali warga Dusun Ndano Ndere.
Karena tidak terima dengan keputusan panitia, terjadi perdebatan hingga tegang antara sekelompok warga dari Dusun Ndano Ndere dengan pihak panitia. Kericuhan pun tidak terelakan, hingga berujung Ikra dikenai lemparan batu.
“Pelaku sempat dihakimi, lalu kabur dari kejaran warga. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polsek Soromandi,” harap.
Pilkades Bajo sempat ditunda beberapa jam. Pemilihan kembali dilanjutkan setelah puluhan aparat disiagakan situasi kembali aman. Dengan mengutamakan pemilihan dari warga di Dusun Nandondere.
Kapolsek Soromandi, Ipda Fedy Miharja SH memastikan akan menangani kasus yang terjadi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Sementara untuk terduga pelaku yang melempar batu, belum bisa dipastikan identitasnya. Apakah sesuai dengan keterangan keluarga korban atau tidak.
“Korban belum memasukan laporan. Tapi untuk pelaku sudah kami cari di rumahnya, namun tidak ada. Yang jelas kami akan lidik kasus ini,” tegasnya. (jr)


