in

Ketika Tuan Guru Bagu bicara soal pemimpin perempuan di Lombok Tengah

Tuan Guru Bagu L. Turmudzi Badaruddin

kicknews.today – Menjadi hal yang baru saat ini, seorang perempuan berani tampil dalam perhelatan pemilihan calon kepala daerah di Lombok Tengah. Hj Lale Prayatni atau Lale Sileng menjadi calon bupati pertama perempuan di Lombok Tengah.

Lale Sileng berharap dengan majunya dia di ranah Politik, perempuan-perempuan di Lombok Tengah bisa lebih baik dan berani untuk tampil.

Namun diakui Lale Sileng, bukan hal mudah untuk memutuskan maju dalam perhelatan Politik yang biasanya cuma melibatkan kaum laki-laki itu. Beberapa kabar sumir sampai di telinganya soal pemimpin perempuan yang dianggap kurang pantas memimpin.

Menanggapi hal itu, kepada kicknews.today belum lama ini, Lale Sileng bercerita bagaimana dirinya langsung menghadap ke Tuan Guru Bagu atau TGH Lalu Turmudzi Badaruddin menanyakan perihal tersebut.

“Saya pernah konsultasi ke Tuan Guru Bagu, termasuk juga pernah ke Kyai Mashudi wakil PBNU terkait dengan kepemimpinan perempuan,” kata Lale Sileng.

Dia melanjutkan argumentasi tentang mengapa di Jawa Timur baik Provinsi maupun di Surabaya boleh dipimpin perempuan padahal basis NU.

“Tuan Guru Bagu menyampaikan kepada saya bahwa pemimpin perempuan itu adalah hasil dari muktamar NU pada tahun 1997. Muktamar tingkat nasional yang diselenggarakan di Bagu,” tuturnya.

Disanalah waktu itu, lanjut Lale Sileng ditetapkan bahwa perempuan boleh menjadi pemimpin di pemerintahan. Sedang yang tidak boleh ialah perempuan menjadi imam sholat di saat ada laki-laki menjadi makmumnya.

“Nah itulah penjelasan Tuan Guru Bagu,” jelas Lale Sileng.

Bgitu pula dengan pendapat Kyai Mashudi yang ketika itu Lale Sileng langsung menghadap kepada orang nomor dua di kepengurusan PBNU di Indonesia itu.

Dijawab Kyai Mashudi, “Ndak usah Ibu menjawab dengan dalil. Kalau dengan dalil maka tidak akan selesai. Jawab saja dengan contoh. Di Jawa Timur merupakan basis NU. Di Sana Gubernurnya perempuan dan Walikota Surabaya juga perempuan. Selesai dengan itu,” kata Lale Sileng menjelaskan.

Maka dengan itu Lale Sileng memantapkan dirinya untuk maju sebagai calon Bupati Lombok Tengah periode 2021-2024.

Editor: Redaksi

Laporkan Konten