in

Isu Omnibuslaw, Corona, dan Pilkada jadi konsen utama, Kapolres Sumbawa : mari pecahkan masalah bersama

kicknews.today – Ngobrol Penuh Inspirasi (Ngopi) bersama para tokoh lintas etnis kabupaten Sumbawa di ruang Rupatama Polres Sumbawa, Rabu (14/10) malam. Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra ajak semua tokoh pecahkan masalah bersama-sama.

Baik untuk Menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumbawa. Selain itu Ngopi bertujuan untuk membahas terkait dengan wabah Covid-19, Pilkada Damai dan adanya Unras (unjuk rasa) UU Omnibus Law khususnya di Kabupaten Sumbawa yang saat ini menjadi topik nasional.

Pada acara Ngopi tersebut, para tokoh lintas etnis yang hadir terdiri dari Etnis Tionghoa, Bali, Jawa, Madura, Bima, Sulawesi, Flobamora, Batak dan Lombok.

“Tujuan Ngopi ini untuk membangun komunikasi yang lebih intensif terhadap tokoh – tokoh lintas etnis khususnya Kabupaten Sumbawa,” kata Widy.

Ia menerangkan bahwa melalui acara tatap muka ini dapat menjadi wadah untuk bertukar pendapat dan memecahkan masalah bersama-sama mengingat saat ini banyak persoalan yang menjadi atensi kita bersama.

Tidak hanya terkait pilkada, namun ada juga penanggulangan covid-19, hingga yang terbaru yaitu masalah UU Omnibuslaw.

“Kami mengharapkan peran serta dari para tokoh yang hadir untuk berperan menjaga situasi kamtibmas seperti terus gelorakan protokol kesehatan, mensukseskan Pilkada, serta menghentikan isu hoax omnibuslaw,” ujarnya.

Sementara itu perwakilan FKLE, Roni menyampaikan dengan adanya perbedaan ini jangan kita jadikan suatu permasalahan melainkan menjadi warna dan rahmat bagi kita semua dan forum FKLE bersifat netral.

“Maka silahkan masing – masing individu berpolitik, akan tetapi di dalam forum harus netral,” harapnya Roni.

Lanjut Roni, bahwa masih banyak pemuda pemudi kita yang belum sadar untuk mematuhi protokol kesehatan dan menggunakan helm. “Itu perlu dijaga dan ditertibkan,” pungkasnya.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

NTB uji coba Pengentasan Kemiskinan lewat Pernikahan

Nyelonong masuk rumah warga, seorang pemuda Plampang dihakimi massa hingga babak belur