in

Baihaqi vs Ahda bertarung di TPS 7 Lingkungan Perigi Dasan Agung Mataram

{"subsource":"done_button","uid":"2C948B88-15B9-4B65-8E50-2841F99EEDD3_1607502827358","source":"editor","origin":"unknown","source_sid":"2C948B88-15B9-4B65-8E50-2841F99EEDD3_1607502840567"}

kicknews.today – Calon Walikota Mataram dari Paket Baru H Baihaqi dan Calon Wakil Walikota dari paket Muda, Badruttaman Ahda bertarung di TPS 7 Lingkungan Perigi Kelurahan Dasan Agung Mataram.

Pada pemungutan suara Rabu (9/12), calon Walikota dari koalisi partai PAN, Hanura dan Demokrat H Baihaqi mendatangi TPS 7 tepat pukul 08:00 Wita.

Sedangkan Ahda dari paket Muda dari koalisi partai Gerindra, PKB, Berkarya dan PKPI mendatangi TPS 7 tepat pukul 09.00 Wita.

Ditemui di kediamannya, anak sulung Walikota Mataram H Ahyar Abduh tersebut mengungkap bahwa ia optimis memenangkan suara pemilih di TPS 7 Lingkungan Perigi Kelurahan Dasan Agung Mataram.

“Kita optimis. Karena Dasan Agung merupakan tempat kelahiran dan basis pemenangan kita,” kata Ahda usai pencoblosan.

Dari 452 Daftar Pemilih Tetap yang berada di TPS 7. Ahda meyakini bahwa ia optimis memenangkan hasil pemilihan khususnya di TPS 7.
“Insha Allah di semua Lingkungan Dasan Agung lumayan besar basis paket Muda. Apalagi di sana (TPS 7) saya yakin dan optimis bakal menang,” ujarnya.

Selain itu jelas Ahda, selama proses pencoblosan di TPS 7 Lingkungan Perigi Kelurahan Dasan Agung Mataram. Penerapan protokol Covid-19 cukup baik.

“Antrean waktu pencoblosan tidak terlalu ramai dan padat. Saya kira penerapan protokol Covid-19 sudah dilakukan dengan baik,” kata Ahda.

Dikonfirmasi kicknews.today usai menentukan hak pilihnya, Baihaqi tak khawatir jika kalah atau pun menang di TPS 7 Lingkungan Perigi Kelurahan Dasan Agung Mataram.

“Sebagai calon saya sudah merasa menang. Saya yakin warga Perigi Kelurahan Dasan Agung sudah cerdas dalam menentukan pilihan politiknya,” ujar Baihaqi.

Ia pun tak mempersoalkan ditempatkan satu TPS bersama Ahda. Baihaqi mengaku, selama ini ia tinggal dan lahir di Lingkungan Perigi kelurahan Dasan Agung Mataram.

“Karena tiga tahun terakhir ini saya tinggal di Pagutan. Ini bukan sengaja kita derbi di TPS 7,” tepis Baihaqi.

Pada penghitungan suara nanti lanjut Baihaqi, pihaknya akan menerima apa pun keputusan dari KPU Kota Mataram. “Kita sama sama saksikan. Masyarakat sudah cerdas saya kira. Sejauh ini, partisipasi masyarakat sangat bagus. Semangat masyarakat Mataram ini luar biasa saat pencoblosan. Mereka berbondong-bondong ke TPS,” katanya.

Secara penyelenggaraan lanjut Baihaqi, ia memandang penerapan protokol Covid-19 berjalan sesuai apa yang diharapkan oleh KPU Kota Mataram. “Berjalan baik kok,” katanya.

Ia pun mengimbau untuk semua simpatisan paket Baru untuk tetap tenang selama pemungutan suara berlangsung. “Saya sudah sampaikan ini pembelajaran bagi kita,” ujar Baihaqi.

Baihaqi pun mengungkapkan rasa optimismenya. Dengan mengikuti kontestasi Pilkada Kota Mataram tersebut lanjut Baihaqi, merupakan kemenangan bagi dirinya dan tim pemenangan paket Baru.

“Secara pribadi saya menang sebagai calon. Karena jauh sebelum pemungutan suara yang kita laksanakan. Kita sudah berupaya maksimal. Kita sudah optimis dan siap kalah dan menang. Kalah pun saya siap apalagi menang,” pungkas Baihaqi. (Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Beredar tas kuning bertuliskan ‘Harum’ masuk di TPS, Bawaslu bilang begini..

‘Derby’ TPS 7 Kelurahan Dasan Agung, Baihaqi ungguli Ahda