in

725 Pengawas TPS di Mataram jalani Rapid Tes, reaktif dua kali langsung diganti

kicknews.today – Sebanyak 725 orang pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pilkada Kota Mataram mulai dites cepat virus korona. Hal itu dilakukan untuk memastikan, semua petugas PTPS pada Pilkada Kota Mataram tak terpapar wabah virus korona.

Dikonfirmasi kicknews.today, Jumat siang (27/11), Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Data Informasi Badan Pengawas Pemilu Kota Mataram, Muhammad Yusril, mengatakan rapid test untuk 725 Petugas PTPS di Mataram dimulai di tiga Kecamatan Mataram.

Untuk hari pertama kata dia, rapid test dilakukan di Kecamatan Ampenan sebanyak 146 orang, Kecamatan Sekarbela 95 orang dan Kecamatan Sandubaya 111 orang.

“Rapid test atau tes cepat virus Korona ini kita lakukan selama dua hari Jumat dan Sabtu minggu ini. Untuk memastikan semua petugas PTPS bebas dari virus Korona,” beber Yusril.

Adanya rapid test untuk semua Petugas PTPS jelas dia, untuk memastikan bahwa mereka bukanlah influencer virus korona. Karena, saat pemungutan dan penghitungan suara yang berlangsung pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Semua Petugas PTPS banyak berinteraksi dengan warga Mataram saat berada di masing-masing TPS.

Jika hasil rapid test menunjukkan hasil reaktif. Petugas PTPS akan dikarantina selama 3-5 hari. “Dalam aturan kita harus karantina mandiri. Setelah dikarantina kita akan rapid test lagi. Nah jika dia reaktif kembali, kita harus ganti otomatis. Baik oleh petugas sekretariat Bawaslu atau Panwascam,” jelasnya.

Ia pun berharap, agar semua Petugas PTPS yang berada di Wilayah Kota Mataram bebas dari sebaran virus korona. “Semoga semuanya sehat,” harap Yusril.

Dibekali APD dan Vitamin

Selain melakukan rapid test kepada semua Petugas PTPS. Mereka juga bakal dibekali APD lengkap saat mengawasi jalannya proses pemungutan dan penghitungan suara pada tanggal 9 Desember mendatang.

“Kita juga berikan mereka masker, handsanitizer, ID card, pakaian rompi serta vitamin,” jelasnya.

Selain diberikan APD dan Vitamin sambungnya, semua Petugas PTPS dibekali pengetahuan tentang tata cara proses pemilihan di tengah pandemi virus Korona. “Karena kan peran PTPS ini sangat penting. Mereka ini merupakan hulu dari proses politik pada Pilkada tahun ini,” jelasnya.

Pada intinya jawab Yusril, Bawaslu Kota Mataram ingin memastikan, semua Petugas PTPS dan warga Mataram dijamin kemananan dan kesehatannya dari wabah virus korona.

“Kita pastikan virus ini tidak menjangkiti petugas kami. Sehingga pemilih merasa nyaman dengan keberadaan pengawas kami di TPS selama proses pemungutan dan penghitungan suara nanti,” pungkas Yusril. (Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

DPRD Setujui Ranperda APBD Provinsi NTB 2021

Naas, Bocah Dompu Meninggal tergelincir di Tebing Setinggi 20 Meter