in

Tiga orang meninggal satu lainnya hilang diseret Air Bah di Sumbawa

Satuan Tugas Penanggulangan Bencana dari Kompi 1 Batalyon B Pelopor bersama dengan Basarnas Kabupaten Sumbawa serta Koramil Moyo Hulu membantu Warga masyarakat yang hanyut karena banjir di Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa

kicknews.today – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana dari Kompi 1 Batalyon B Pelopor bersama dengan Basarnas Kabupaten Sumbawa serta Koramil Moyo Hulu membantu Warga masyarakat yang hanyut karena banjir di Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa Pada Hari, Senin tanggal 14 Desember 2020.

Diketahui, akibat hujan deras yang menyebabkan banjir tiga orangdinyatakan meninggal satu warga lainnya hilang terseret arus air.

Komandan Kompi 1 Batalyon B Pelopor Sumbawa, IPTU Nurdin menjelaskan bahwa akibat dari banjir bandang 14 Korban banjir yang Hanyut dibawa oleh arus sungai, 10 du antaranya berhasil diselamatkan

“Data awal yang diperoleh bahwa 14 orang menjadi korban banjir bandang diantaranya 10 orang berhasil kami temukan selamat, 3 orang korban meninggal dunia sudah kami evakuasi, serta 1 Orang masih dinyatakan hilang,”katanya Senin malam.

Dikatakan Nurdin, curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Sumbawa beberapa hari terakhir ini mengakibatkan banjir bandang yang cukup besar di Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa.

Dari keterangan korban yang selamat kata Nurdin, bawha sebelum terseret arus air. Masing-masing korban sedang meladang di sawah milik pribadi.

“Tiba-tiba datang air bah yang sangat besar dari hulu sungai sehingga para korban ada yang tidak dapat menyelamatkan diri,” kata Nurdin.

Saat ini, pihaknya terus melakukan pencarian terhadap korban yang terseret air bah. “Kita masih lakukan pencarian korban,” jelasnya.

Ia pun memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati selama musim penghujan. “Sebisa mungkin tidak melakukan aktivitas di luar rumah saat hujan mulai turun,” saran Nurdin.(Vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten