in

Tiga hari ke depan, kecepatan angin dan gelombang tinggi, BMKG: Warga NTB waspada..!

ilustrasi cuca foto : net

kicknews.today – Peralihan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan patut diwaspadai. Dampak akibat peralihan cuaca tersebut diikuti angin kencang serta gelombang tinggi.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi ZAM (Zainuddin Abdul Madjid), I Putu Sumiana menyarankan agar warga NTB selalu waspada. Karena, dari tanggal 6 Oktober hari ini hingga 8 Okteber mendatang kecepatan angin cukup kencang capai 13 knot atau setara dengan 24 km/jam.

“Kita imbau selalu waspada bagi pengendara. Agar selalu menghindari pohon tumbang, papan reklame dan lainnya jika berkendara,” kata Putu sapaan akrabnya, Selasa (6/10) siang ketika Dikonfirmasi via Whatsapp.

Menurut Putu, sejak pagi tadi kecepatan angin untuk sebagian wilayah Pulau Lombok masih fluktuatif. Pada pukul 06.00 Wita mengalami penurunan. Namun hingga pukul 14.00 Wita kecepatan angin capai 24 km/jam.

“Kecepatannya ini berubah-ubah. Namun patut diwaspadai,” jelasnya.

Bukan hanya itu jelas Putu, pada Selasa (6/10) ini khusus warga yang berada di Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Barat harus waspada adanya pohon tumbang akibat angin yang cukup kencang.

Sedangkan pada Rabu (7/10) besok, warga yang berada di wilayah Korlta Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Barat untuk selalu waspada adanya angin kencang.

“Nah, pada Kamis (8/10) mendatang angin kencang akan terasa di Mataram dan Kabupaten Sumbawa,” bebernya.

Selain waspada adanya angin kencang jelas Putu, seluruh warga NTB dari Lombok Barat hingga Kabupaten Bima patut waspada adanya angin kencang disertai hujan dan petir.

“Jika dilihat dari hasil analisis BMKG ZAM, semua wilayah NTB berpotensi terjadi angin kencang disertai hujan dan petir dari 6-8 Oktober mendatang. Kecuali wilayah Sumabwa Besar,” jelasnya.

Pun, bagi pengguna jasa angkutan laut kata Putu, peralihan cuaca ini patut diwaspadai adanya gelombang tinggi capai 2 meter.

“Bagi warga yang melaut di Selat Lombok, Selat Alas, Samudra Hindia dan Selat Sape patut waspada. Karena angin kencang ini disertai gelombang tinggi. Jadi harus tetap Hati-hati,” sarannya.(Vik)

What do you think?

-1 points
Upvote Downvote
Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

PLN perpanjang program diskon tambah daya “Super Merdeka” bagi UMKM dan IKM terdampak corona

Viral foto gendong anak saat amankan Pilkada Dompu, Aipda Ismi dapat penghargaan Gubernur NTB