in

Tes P3K tak pernah lolos, seorang Guru Honor di Lombok Tengah gantung diri

ilustrasi

kicknews.today – Seorang guru honor, berinisial SN (45) warga Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Minggu (17/10).

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Pringgarata IPTU Derpin Hutabarata, S.H, M.Hum, membenarkan kejadian tersebut.

Kronologisnya, Minggu (17/10) sekitar pukul 06.00 Wita, anak korban melihat Ibunya dalam posisi tergantung di tiang ruang tamu rumahnya.

“Anak korban keluar rumah memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Selanjutnya warga berdatangan,” ungkap Kapolsek.

Kemudian, warga, keluarga dan suaminya menghubungi pihak Kepolisian Sektor Pringgarata. Setelah dilakukan Olah TKP, Jenazah diturunkan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak UPTD Puskesmas Pringgarata.

“Suami maupun keluarga korban, menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah, serta menolak untuk dilakukan Autopsi.” jelas Derfin.

Dari penuturan pihak keluarga, saat kejadian korban hanya berdua dengan anaknya. Sedangkan suami korban, sedang tugas malam di Kantor Bupati Lombok Barat.

Dari informasi yang diperoleh, korban kesehariannya kurang bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Dari suami korban juga diperoleh informasi, jika istrinya tersebut depresi akibat banyaknya permasalahan yang dihadapi.

Seperti ingin mendirikan toko. Kemudian sering mengikuti tes P3K namun tidak lulus. Sering mengkonsumsi obat yang dibeli secara online, serta sering terjatuh dari atas kendaraan.

Sementara, hasil pemeriksaan pihak UPTD Puskesmas Pringgarata ditemukan kotoran di bagian paha kiri. Korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari 2 jam, yang ditandai dengan belum terjadinya kaku pada mayat, maupun tidak ditemukan adanya lebam. (Ade)

Editor: Dani

Laporkan Konten