in ,

Pasokan Air di PDAM Bulan September menurun hingga 20 persen

kicknews.today – Pasokan air di perusahaan air mineral terbesar di Nusa Tenggara Barat PDAM Giri Menang selama memasuki musim kemarau menurun hingga 20 persen.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur H L Ahmad Zaini, Rabu (16/9) kepada Kicknews.today.

Dikatakan Zaini, pasokan air sejak memasuki bulan Agustus 2020 terus mengalami penyusutan. Hal itu terlihat pada data barometer di PDAM Giri Menang.

“Selama dua bulan terus menurun. Sedangkan permintaan dan pemakaian warga terus meningkat. Menurun hingga 20 persen,” jelasnya.

Di samping itu kata Zaini, kemarau yang dimulai sejak bulan Juli kemarin, pasokan air di PDAM Giri Menang semakin berkurang. “Ini biasa terjadi. Tapi kebutuhan air warga jadi berkurang,” katanya.

Sedangkan untuk tagihan air PAM kata Zaini, selama ini masih di tarif yang sama. Kendati ada peningkatan pemakaian, pihaknya tetap berpacu pada jangkau pemakaian air PAM di rumah tangga.

“Kalau ada yang ngaku tagihannya meningkat itu kan tergantung pemakaian. Tarifnya tetap sama kok,” cetus Zaini.

Kendati berkurangnya pasokan air di PDAM Giri Menang, pihak perusahaan bakal tetap bisa memasok air bersih ke daerah rawan kekeringan. Seperti di Jerowaru, Lombok Tengah Bagian Selatan dan daerah rawan kekeringan lainnya di Lombok Bagian Selatan.(Vik)

What do you think?

Premium

Written by TIM Redaksi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Penerapan Perda Protokol Covid-19, masyarakat merasa dibebani denda di tengah kemelut ekonomi

Terlibat penyalahgunaan narkotika, oknum Honorer di Dompu dibekuk polisi