in

Mandi air terjun, 2 remaja di Bima terseret banjir hingga tewas

Warga saat mengevakuasi salah satu remaja yang terseret air bah.

kicknews.today – Dua remaja asal Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Bilqis (16) dan Meilani Fadilah alias Anis (16) terseret banjir hingga meninggal dunia. Keduanya tenggelam dan terseret banjir saat mandi air terjun Kalate Mbira Dusun Diha desa setempat, Selasa (26/1).

Kapolres Bima melalui Kasubbag Humas, AKP Hanafi mengungkapkan
Kejadian berawal kedua korban bersama temannya enam orang pergi ke Air Terjun Kalate Mbira di wilayah perbukitan yang berlokasi di sebelah utara Dusun Diha, Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

“Saat korban bersama teman-temannya mandi bawah air tersebut. Tiba – tiba air bah dari atas gunung datang menenggelamkan dan menyeret kedua remaja tersebut,” ujarnya.

Kemudian teman – teman korban yang berhasil menghindar dari air bah tersebut langsung menuju ke Desa Sie untuk memberitahukan pihak keluarga korban.

Selanjutnya pihak keluarga korban bersama warga lainnya mencari dan menyisir sungai dari lokasi air terjun. Kemudian sebagian warga menunggu di tempuran sungai yang mengalir dari arah air terjun dengan sungai dari arah Dam Pelaparado.

Sekitar pukul 18.00 wita, salah satu remaja bernama Anis berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Anis ditemukan dengan jarak sekitar 1 Km dari lokasi air terjun. Selanjutnya korban langsung di bawa menuju rumah duka untuk disemayamkan,” terangnnya.

Kemudian pada pukul 19.20 Wita, Tim Basarnas tiba di Polsek Monta dan melakukan briefing bagaimana teknik pencarian korban selanjutnya. Saat itu tim dibagi dalam dua kelompok. Yakni satu kelompok menyisir sungai dari arah hulu. Sedangkan satu kelompok menyisir sungai dari arah hilir.

“Pencarian itu membuahkan hasil. sekitar pukul 20.15 Wita, Bilqis berhasil ditemukan oleh kelompok yang menyisir dari arah hulu di sungai yang berlokasi di sekitar Dusun Diha. Selanjutnya korban langsung di bawa menuju rumah duka untuk disemayamkan,” pungkasnya. (rif)

Editor: Dani

Laporkan Konten