in

Keluarga pasien Covid-19 di Sumbawa Barat keberatan dikabarkan depresi

Proses evakuasi jenazah pasien Covid 19 di Sumbawa Barat

kicknews.today – Keluarga almarhum SS (21), asal Kelurahan Arken Taliwang Sumbawa Barat yang meninggal usai dinyatakan positif Covid-19, minta semua pihak bijak. Khususnya pengguna media sosial, agar tidak membesar besarkan kematian almarhum, sebab semakin membuat keluarga terpukul.

Sepupu almarhum, Nazir Sultan mengatakan, sempat keberatan atas pernyataan pihak Kepolisian lantaran SS diduga sempat melakukan percobaan bunuh diri di RSUD Asyifa usai dinyatakan positif Covid-19.

“Saya sudah konfirmasi dengan Kepolisian tadi soal berita yang ada di media agar jangan dibesar-besarkan,” kata Sultan, kepada kicknews.today Senin siang (26/4).

Pihak keluarga kata Sultan, telah melakukan pertemuan di Polres Sumbawa Barat untuk lakukan klarifikasi terkait kematian SS.

“Memang almarhum dinyatakan positif Covid-19. Dan saya sebagai saudara sepupu termasuk yang mengurus dari awal dia sakit sampai dikebumikan,” kata Sultan.

Kata Sultan, pihak keluarga mengikhlaskan status almarhum meninggal akibat positif covid-19.

Selain itu, ia bersama beberapa anggota keluarga lainnya telah dilakukan tracing contact usai mengurus pemakaman jenazah SS.

“Tapi ini ada semacam provokasi ke pasien dan kami kelurga tidak membenarkan adanya pernyataan tersebut kalau korban sempat mau bunuh diri,” kata Sultan.

Saat ini kata dia, pihaknya akan melakukan mediasi kepada kepolisian.

Sebelumnya, SS dinyatakan positif Covid-19 pada Senin tanggal 19 April 2021 dan meninggal dunia pada Minggu (25/4/2021).

Sesuai rilis kepolisian, SS sempat mengalami depresiasi dan sempat melakukan percobaan bunuh diri di RSUD Asyifa melalui ruang isolasi ruang lantai tiga.(Vik)

Editor: Nurul

Laporkan Konten