in

Kakek di Lombok Tengah ditemukan gantung diri dengan posisi duduk, keluarga tolak otopsi

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today- Seorang kakek bernama Ahmad Syafi’I Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri, Kamis sore (4/8). Sebelum ditemukan meninggal, kakek 60 tahun itu sempat pergi menyabit rumput ternak ke sawah.

Korban ditemukan gantung diri di sebuah pohon di pematang sawah dekat rumahnya sekitar pukul 17.30 Wita. Temuan itu pun sontak menggegerkan warga desa.

Belum diketahui penyebab korban sampai memilih bunuh diri. Dugaan sementara dari pihak kepolisian karena masalah keluarga.

Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip membenarkan peristiwa tersebut. Sekitar pukul 09.00 wita, korban keluar dari rumahnya menuju areal persawahan untuk mencari rumput. Sepulang ambil rumput sekitar pukul 10.00 Wita, korban keluar lagi hingga tak pulang-pulang.

“Pihak keluarga khawatir dan bertanya ke tetangga tentang keberadaan korban, namun tidak diketahui. Para tetangga pun ikut membantu mencari korban,” jelas Kapolsek.

Sekitar pukul 17.00 wita akhirnya korban ditemukan oleh Ustad Ramli dalam posisi duduk di bawah pohon di pematang sawah. Tepatnya sekitar 500 meter dari rumah korban.

Mengetahui hal tersebut Ustadz Ramli memberitahukan kepada keluarga dan warga setempat. Selanjutnya warga beramai ramai mendatangi TKP.

Pihak keluarga langsung kaget dan syok melihat korban dalam kondisi meninggal. Leher terikat tali nilon sekitar 1 meter dengan posisi kaki menekuk. Kemudian, jasad korban dibawa ke rumahnya untuk disemayamkan.

“Mendapatkan informasi tersebut anggota Polsek Pringgarata langsung mendatangi dan melakukan olah TKP. Beberapa saksi juga sudah diperiksa,” katanya.

Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban. Mereka juga menolak untuk diotopsi jasad korban yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

“Dari pengakuan pihak keluarga, keseharian korban tidak banyak bicara. Diperoleh informasi juga bahwa Korban diduga memiliki permasalahan keluarga,” tutup Kapolsek. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten