in

Jamaah Masjid Polres Dompu Santuni bocah alami luka bakar

kicknews.today – Jamaah Masjid Miftahul Jannah Polres Dompu memberikan santunan kepada balita penderita luka bakar di sekujur tubuhnya, Sebastia (4) yang dirawat di RSUD Dompu, Kamis (22/10) sekitar pukul 08.30 Wita. Santunan itu bentuk panggilan nurani kepolisian terhadap anak seorang pemulung, Sadam (38) asal Kelurahan Karijawa, Dompu yang mengalami musibah tersebut.

Bhakti sosial tersebut dipimpin Kasat Samapta Polres Dompu, IPTU Balok Suswantoro dan diikuti anggota jamaah masjid yang kesemuanya anggota Satuan Samapta Polres Dompu.

Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, Aiptu Hujaifah mengungkapkan berdasarkan keterangan orang tua korban, mengaku peristiwa itu terjadi saat dirinya membakar sampah depan rumahnya. Tanpa diketahuinya ternyata dalam tumpukan sampah tersebut ada kaleng obat nyamuk. Karena terbakar kaleng obat nyamuk tersebut meledak dan menimpa korban yang jaraknya kurang lebih 5 meter dari tempat sampah.

“Akibat kejadian tersebut korban alami luka bakar dan dibawa untuk perawatan medis ke RSUD Dompu,” ungkapnya.

Dengan peristiwa tersebut pihaknya mengimbau pada masyarakat setempat untuk dijadikan pembelajaran bersama. Yakni berhati-hati lagi dalam setiap tindakan dan lebih memperhatikan keselamatan anak anak.

“Semoga peristiwa seperti ini dijadikan pembelajaran buat kita. Semoga anakda Bastia cepat sembuh,” pintanya.

Sementara itu, orang tua korban, Sadam yang menerima kunjungan jamaah masjid di RSUD be terima kasih atas kunjungan dan santunan yang diberikan jamaah masjid Polres Dompu.

“Sungguh ini di luar dugaan kami sekeluarga. Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian. Bantuan ini sangat meringankan beban kami dan semoga budi baik pak polisi bernilai ibadah di sisi Allah,” pungkasnya. (rif)

What do you think?

Member

Written by syarif bima

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Polisi amankan 2 terduga pelaku penganiayaan

Wacana pengadaan pengelolaan limbah domestik ramah lingkungan di Mataram berlanjut