in

Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Lombok Utara saat Hujan Lebat

kicknews.today – Gempabumi berkekuatan 4,1 skala richter pukul 20.51.06 Wita membuat sejumlah warga di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara panik. Bagaimana tidak, gempabumi terjadi saat hujan lebat disertai angin kencang di sebagian wilayah Kecamatan Bayan.

Hasil analisis Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika, episenter gempa terletak pada koordinat 8.27 LS dan 116,53 BT. Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 42 km Timur Laut Lombok Utara-NTB pada kedalaman 11 km.

Selain itu, gempabumi yang berpusat di Lombok Utara tersebut dirasakan hingga wilayah Kabupaten Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Barat, dan Kota Karangasem Provinsi Bali.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram,Ardhianto Septiadhi mengatakan, jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa. Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Trust).

Dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser (oblique-thrust).

“Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Lombok Timur skala III MMI, di Lombok Utara, Lombok Barat, dan Kota Karangasem-Bali skala II MMI,”kata Ardhi.

Dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 21.15 Wita jelas Ardhi belum ada gempabumi susulan akibat adanya aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Trust). “Hasil monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” katanya.

Warga Bayan Panik

Dari laporan salah satu Remaja Desa Anyar Kecamatan Bayar Atriadi mengatakan, gempabumi yang terjadi tepat pukul 20.51 Wita tadi sempat membuat warga panik.

Bagaimana tidak kata Atriadi, gempabumi terjadi saat hujan lebat mengguyur sebagian wilayah Desa Anyar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

“Warga sempat panik. Takut juga kan. Karena sedang hujan lebat terus petir dan angin kencang,” katanya, Jumat malam.

Kepala BMKG Mataram pun mengimbau, kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.(Vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten