in

Dampak banjir, ruas Jalan di Kuta Mandalika rusak parah

Ruas jalan Kuta - Mawun yang rusak akibat banjir

kicknews.today – Selain ratusan rumah warga di Enam Desa di Lombok Tengah terendam banjir, hujan lebat dengan intensitas tinggi mengakibatkan ruas jalan Kuta Mandalika menuju Mawun mengalami kerusakan parah.

Sebelumnya, dampak curah hujan mengakibatkan rumah warga di Desa Kuta, Mertak, Sukadana Kecamatan Pujut, Desa Mangkung, Banyu Urip Kecamatan Praya Barat dan Desa Kabul Kecama Praya Barat Daya teremdam air.

Kepaa Dinas PUPR Lombok Tengah, H Lalu Firman Wijaya mengatakan, dampak hujan tadi malam mengakibatkan ruas jalan Kuta-Selong Belanak tepatnya di bawah tanjakan Menggalung rusak parah.

“Ada ruas jalan provinsi yang rusak atau retak akibat terkikis air hujan,” katanya.

Atas kerusakan tersebut, pihaknya telah menyampaikan laporan kepada Dinas PUPR Provinsi NTB, mengingatkan ruas jalan tersebut merupakan jalan Provinsi.

“Informasi sementara, Dinas PUPR Provinsi NTB telah memerintahkan Balain jalan untuk menanganinya,” singkatnya.

Terpisah, Kepala BPBD Lombok Tengah, H Ridwan Makruf mengatakan, kondisi air di enam Desa yang sempat terendam banjir tersebut telah surut dan warga telah kembali ke rumahnya masing-masing.

“Kondisi air telah surut. Untuk jumlah warga yang terdampak kita masih melakukan pendataan,” katanya.

Untuk diketahui, berdasarkan asesmenn sementara sebanyak 350 Kepala Keluarga (KK) di Desa Kuta Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah terdampak banjir. Banjir yang melanda Desa Kuta dan Mertak, Sukadan, Kabul, Tumpak, Mangkung dan Desa Banyu Urif itu akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.

Humas BPBD Provinsi NTB mengatakan, akibat hujan lebat yang terjadi tadi malam mengakibatkan 6 Desa terendam banjir di wilayah Kecamatan Pujut dan Praya Barat Daya serta Praya Barat Daya. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir di beberapa Dusun tersebut.

“Total sementara sekitar 350 KK yang terdampak banjir,” katanya.

Selain mengakibatkan rumah warga terendam air, banjir juga mengakibatkan fasilitas umum gangguan arus listrik yang dikarenakan tiang listrik yang rusak akibat banjir longsong dan angin kencang.

“Sebagian ruas jalan terkena berlumpur akibat banjir yang membawa material pasir batu dan tanah dari dataran yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Ade)

Editor: Dani

Laporkan Konten