in

BMKG mencatat 111 gempa bumi terjadi di NTB sepekan terakhir

Ilustrasi--Seismograf, pengukur dan pencatat getaran akibat gempa bumi.
Ilustrasi--Seismograf, pengukur dan pencatat getaran akibat gempa bumi.

kicknews.today – Seismisitas di wilayah NTB dan sekitarnya yang tercatat pekan ketiga September telah terjadi gempa bumi sebanyak 111 kejadian. BMKG menyebutkan, gempa didominasi oleh kejadian dengan Magnitudo <3.0 dan kedalaman dangkal <60 kilometer. Dari 111 kejadian tersebut secara umum tidak dapat dirasakan di wilayah NTB.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, S.Si mengatakan, analisa gempa bumi periode 16 – 23 September di NTB dikelompokkan menjadi 4 bagian. Yakni, gempa bumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian dan dominasi sumber gempa bumi.

Berdasarkan grafik frekuensi kejadian gempa bumi Minggu ketiga September terlihat kejadian gempa bumi terbanyak pada tanggal 17 September 2022 sebanyak 22 kejadian.

Berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 80 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M < 5 sebanyak 31 kejadian dan tidak terdapat kejadian untuk gempa dengan M ≥ 5.

“Pada tanggal 19 September mendominasi kejadian gempa bumi di Minggu ketiga dengan jumlah 17 kejadian pada rentang M < 3,” jelas Ardhi, Jumat (23/9).

Berdasarkan kedalaman gempa bumi dengan kedalaman < 60 kilometer sebanyak 90 kejadian. Gempabumi dengan 60 kilometer ≤ D ≤ 300 kilometer sebanyak 20 gempabumi dan 1 kejadian gempa bumi dengan kedalaman > 300 kilometer.

“Berdasarkan kondisi seismisitas wilayah NTB dan sekitarnya Minggu ketiga September, aktivitas gempa bumi didominasi di daerah sumber gempa bumi Back Arc Thrust Utara Bima dan Dompu serta Sesar Lokal Sumbawa Barat,” kanya.

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten