in

Anak terlibat Pidana di Lombok Timur terus bertambah, terbanyak kasus Lakalantas

kicknews.today- Bukan hanya usia anak menjadi korban. Kini, usia anak menjadi pelaku kejahatan yang menimbulkan kerugian untuk diri sendiri dan orang lain terus bertambah. Seperti kasus pencurian, kekerasan seksual dan tindakan lainnya yang melawan hukum.
Satuan Bakti Pekerja Sosial Dinsos Lotim, Muhammad Taufik mencatat dan menangani sebanyak 16 usia anak yang masuk kategori Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).
Tujuh diantaranya kasus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas). Mirisnya lagi, korban lakalantas meninggal dunia dan pelakunya usia anak. Saat ini pihaknya tengah memberikan pendampingan hukum.

Taufik juga menyayangkan, para orang tua yang membolehkan anaknya mengendarai motor, meskipun belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Sehingga orang tua terkesan memberikan fasilitas yang diinginkan anak bukan menjadi kebutuhan anak. Sebab usia anak masih labi dan perlu adanya kontrol penuh orang tua.
“Namanya anak, kalau disalip dikit ya ngebut itu biasa berakibat kecelakaan,” sesalnya.
Untuk penyelesaian Lakalantas yang menjerat anak, penyelesaian perkara dilakukan di luar pengadilan atau dikenal dengan diversi. Para Aparat Penegak Hukum (APH) rapat dan memberikan keputusan terbaik untuk anak. Tidak hanya anak, orang tua juga mendapatkan peringatan yang telah mengizinkan anak-anaknya mengendarai motor atau mobil dan menambrak.

“Hukumannya kalau masih sekolah, biasa kita kembalikan ke orang tua,” terangnya.
Kasus seperti ini, kata Taufik setelah diversi, anak tersebut tidak diperkenankan berkendara jika usia belum cukup dan tidak memiliki SIM.

Selama anak diberikan sanksi, harus menjadi marbot di masjid tugasnya adzan, membersihakan masjid dekat rumahnya dan dipantu oleh kepala wilayahnya. “Hukuman ini supaya dia bertanggungjawab,” harapnya. (Oni)

What do you think?

Premium

Written by TIM Redaksi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Hendak Berwudu, SZ Kesetrum Listrik

Bupati Lombok Tengah, Pergantian Nama RPPJ dari BIL menjadi BIZAM Harus Ditunda