in

753 gempa bumi terjadi di wilayah NTB selama Oktober 2022

Ilustrasi Gempa Mataram

kicknews.today – BMKG mencatat 753 gempa bumi terjadi selama bulan Oktober 2022. BMKG menyebutkan, 753 gempa bumi didominasi oleh kejadian dengan Magnitudo <3.0 dan kedalaman dangkal <60 kilometer. Dari 753 peristiwa tersebut 7 kejadian dirasakan di wilayah NTB.

Kejadian gempa bumi yang dirasakan terjadi pada 10 Oktober pukul 13.27 Wita dengan Magnitudo (M) 4,2 dan kedalaman 50 kilometer. Dirasakan di wilayah Lombok Barat III MMI dan Lombok Tengah II MMI.

Kemudian, gempa bumi tanggal 13 Oktober 2022 pukul 11.51 Wita dengan M 3,7 dan kedalaman 11 kilometer, dirasakan di Lombok Barat dan Mataram MMI, Lombok Tengah II MMI.

Gempa bumi tanggal 16 Oktober pukul 05. 22 Wita dengan M 5,3 dan kedalaman 123 kilometer dirasakan di Bima dan Dompu III MMI. Selanjutnya, gempa bumi tanggal 16 Oktober pukul 09.13 Wita dengan M 4,5 dengan kedalaman 10 kilometer dirasakan di Lombok Timur III – IV MMI, Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Lombok Barat, Mataram III MMI.

Gempa bumi tanggal 21 Oktober pukul 00:02 Wita dengan M 3,9 dan kedalaman 33 kilometer, dirasakan di Lombok Tengah III MMI. Selanjutnya, gempa bumi tanggal 25 Oktober pukul 09.11 Wita dengan M 4,4 dengan kedalaman 10 kilometer dirasakan di wilayah Sumbawa Barat III MMI.

Kemudian, gempa bumi tanggal 30 Oktober pukul 13.26 Wita dengan M 4,1 dengan kedalaman 10 kilometer dirasakan di wilayah Lombok Utara III MMI.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, S.Si mengatakan, analisa gempa bumi di wilayah NTB dan sekitarnya selama Oktober 2022 dikelompokkan menjadi 4 bagian. Yaitu, gempa bumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempa bumi dan dominasi sumber gempa bumi.

Berdasarkan grafik frekuensi kejadian gempa bumi bulan Oktober 2022 terlihat kejadian gempa bumi terbanyak pada tanggal 21 Oktober yakni, 41 kejadian.

Berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 575 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M < 5 sebanyak 177 kejadian terdapat 1 kejadian gempa bumi dengan M ≥ 5.

“Pada 21 Oktober mendominasi kejadian gempa bumi di Oktober dengan jumlah 36 kejadian pada rentang M < 3,” jelas Ardhi, Selasa (1/11).

Berdasarkan kedalaman gempa bumi dengan kedalaman < 60 kilometer sebanyak 615 kejadian, gempa bumi dengan 60 kilometer ≤ D ≤ 300 kilometer sebanyak 132 gempa bumi dan terdapat 6 kejadian gempa bumi dengan kedalaman > 300 kilometer.

Berdasarkan kondisi seismisitas wilayah NTB dan sekitarnya bulan Oktober, aktivitas gempa bumi didominasi di daerah sumber gempa bumi Sesar Lokal Lombok, Sumbawa Barat, dan Dompu serta Back arc Thrust Utara Sumbawa dan Bima.

“Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” pungkasnya. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten