in

2 kelompok petani bawang asal Bima saling serang di Dompu

Ilustrasi bentrok antar warga

kicknews.today – Dua kelompok petani bawang asal Desa Lido dan Desa Ngali Kabupaten Bima, terlibat perkelahian hingga satu orang roboh karena tebasan senjata tajam (sajam) di wilayag Kabupaten Dompu.

Perkelahian berujung penganiayaan ini terjadi pada Minggu (4/7) sekitar pukul 08.00 wita, di lahan tanam bawang Dusun Mekar Sari, Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Kapolsek Manggelewa, Iptu Abdul Malik SH menyampaikan aksi penyerangan menggunakan Sajam jenis parang, melibatkan warga Desa Lido, Kecamatan Belo Kabupaten Bima, dengan Warga Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima dan bergabung dengan Warga Dusun Lara, Desa Nanga, Tumpu Kecamatan, Manggelewa Kabupaten Dompu.

“Dari dua kelompok ini, sama-sama terluka, ” ungkapnya.

Untuk satu korban yang mengalami luka bacok, diketahui bernama Jumaidin (32), petani asal Dusun Tonggo Ndoa Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Korban mengalami luka bacok pada bagian punggung.

Sedangkan terduga pelaku ungkap Abdul Malik, berinisial AG asal Bima, Er asal Bima dan Ju asal Dompu.

Dari hasil penyelidikan sementara, aksi penyerangan ini dipicu dugaan pencurian handphone yang terjadi pekan lalu. Petani bernama Nasir, yang merupakan petani asal Desa Ngali kehilangan Handphone yang diduga dicuri oleh Fadil warga Desa Lido Kabupaten Bima.

“Aksi Fadil ini diketahui oleh pemilik handphone. Setelah seharian dicuri, akhirnya dikembalikan, ” ungkap Malik.

Setelah dikembalikan pun lanjutnya, keributan masih terjadi sehingga dua belah pihak membuat surat pernyataan damai di Polsek Manggelewa.

“Tapi tadi pagi, ribut lagi. Pemilik HP ini dengan kawan-kawannya menyerang saudara Fadil, karena dianggap belum selesai. Terjadilah perkelahian dan penganiayaan itu, ” bebernya. (rif)

Editor: Awen

Laporkan Konten