Perempuan 19 tahun di Lombok Tengah ditemukan tewas tergantung, keluarga minta otopsi

kicknews.today – Penemuan mayat yang diduga gantung diri gegerkan warga Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (3/1). Diketahui korban inisial FS, 19 tahun asal desa setempat.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Batukliang Utara Iptu Sribagyo membenarkan peristiwa tersebut. Jasad korban pertama kali ditemukan R 13 tahun, adik perempuan korban sekitar pukul 11.30 Wita. Saat itu R baru pulang dari sekolah dan melihat korban dengan posisi tergantung menggunakan tali.

“Melihat kejadian tersebut saksi R langsung berteriak memanggil S, 50 tahun (mertua korban),” kata Kapolsek.

Mendengar panggilan R, kemudian S langsung bergegas menuju TKP dan melihat korban dalam keadaan tergantung dan sudah meninggal dunia. Panik, akhirnya S langsung berteriak memanggil tetangganya. Mendengar teriakan S tetangga pun berdatangan dan langsung menghubungi suami korban yang saat itu sedang bekerja di kebun.

Menerima laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Batukliang Utara yang dipimpin langsung oleh Kapolsek langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan saksi saksi dan menghubungi tim Inafis Polres Lombok untuk dilakukan identifikasi dan olah TKP.

Selain itu Kapolsek juga langsung menghubungi Tim Medis Puskesmas Tanak Beak untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban, selang beberapa saat Tim medis datang ke TKP dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Tanak Beak, pada bagian kepala serta muka tidak ditemukan kelainan. Sementara pada leher terdapat bekas tali ikatan yang terlihat kebiruan dan bengkak yang diduga akibat jeratan tali.

Lidah dalam keadaan tergigit, sementara pada alat kelamin korban terlihat cairan yang kekuningan setelah urine. Sementara pada bagian dada dan tangan tidak ditemukan bekas luka, hanya pada lutut sebelah kiri ada bekas jeratan tali dan pada lutut sebelah kanan terlihat ada lebam serta lecet.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tanak Beak untuk dilakukan pemeriksaan ulang. Untuk memastikan penyebab kematian korban, kedua orang tua korban dan semua keluarga yang hadir sepakat untuk dilakukan otopsi.

Kemudian Jenazah korban langsung diberangkatkan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan otopsi dengan dikawal langsung oleh tim Inafis Polres Lombok Tengah.

“Untuk sementara waktu kami belum bisa menyimpulkan dan memastikan penyebab kematian korban, karena masih menunggu hasil otopsi dari Rumah sakit Bhayangkara Mataram serta masih melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap saksi saksi serta hasil olah TKP,” tutup Kapolsek. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI