kicknews.today- Pengurus Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) DPD Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi dilantik, Jumat (1/7). Prosesi pengukuhan digelar di Hotel Aston INN, Mataram.
Selain Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, kegiatan itu juga dihadiri Ketua Umum DPP APERSI, Junaidi Abdillah, Sekretaris Satgas Saber Pungli RI, Irjen Pol Dr H Agung Makbul Drs SH MH. Selain itu juga dihadiri pimpinan Bank BTN Pusat, sejumlah pimpinan bank cabang NTB dan stakeholder Pemda NTB.

Pengurus DPD APERSI NTB dilantik Ketua Umum DPP APERSI Pusat. Pelantikan dilanjutkan penyerahan bendera Pataka APERSI dan pembacaan ikrar pengurus.
Ketua Umum DPP APERSI Junaidi Abdillah menyampaikan selamat pada pengurus DPD Apersi NTB. Junaidi berharap kepengurusan DPD Apersi NTB bisa segera bergerak mengurus segala keperluan termasuk perizinan pengembangan permukiman di wilayah NTB.
“Kata APERSI memiliki arti. Diantaranya, amanah, loyalitas serta melayani kebutuhan masyarakat,” ujar Junaidi.
APERSI menurutnya, merupakan asosiasi tertua kedua di Indonesia. Meski demikian, pencapaian APERSI tidak kalah saing dengan asosiasi lain. Terbukti, saat ini APERSI memiliki 3.500 pengembang. Kemudian realisasi Kredit Perumahan Rakyat (KPR) APERSI menempati urutan tertinggi di Indonesia.
“Pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah, pengusaha dan BUMN sebagai mitra,” jelas Junaidi.

DPD APERSI NTB merupakan terakhir dibentuk. Karena baru dibentuk, DPD NTB harus mampu bersaing, terutama ikut mendukung program pemerintah dalam membangun sejuta rumah.
Pemerintah dan APERSI juga diharapkan bisa menjalin kerjasama. Terutama, dalam hal kelistrikan, perijinan dan lain-lain yang berhubungan dengan perumahan.
“Harapan ini saya sampaikan karena, masih ada beberapa provinsi di Indonesia yang belum bekerja sama dengan APERSI. Padahal bersinergi itu penting dilakukan,” ujar Junaidi.
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan selamat pada pengurus DPD APERSI NTB. Gubernur siap mendukung penuh upaya APERSI dalam menyediakan perumahan yang terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat.
“Semoga masyarakat NTB semakin mudah memperoleh rumah yang layak dan asri,” harap Gubernur.
Sementara, Sekretaris Satgas Saber Pungli RI, Irjen Pol Dr H Agung Makbul Drs SH MH memastikan siap mendukung program APERSI. Sebagai mitra kerja, Saber Pungli RI berkomitmen memberantas mafia pungli yang menghambat proses perijinan perumahan.
“Kami juga sudah melakukan Sidak di dua instansi terkait yang berhubungan erat dengan perizinan. Seperti BPN NTB dan Dinas Perijinan Terpadu Lombok Barat,” tegas H Agung Makbul.
Ketua DPD APERSI NTB, Ismed F. Maulana merasa bersyukur diberikan amanah untuk memimpin DPD APERSI NTB. Dia berharap APERSI bisa menjalin sinergitas dengan pemerintah dan pihak terkait.
“Kami harap APERSI semakin maju dengan programnya dalam mengembangkan bisnis perumahan. Khususnya sebagai wadah untuk usaha properti dan rumah subsidi di NTB,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPD APERSI NTB, Ilman Cipta. Pembentukan DPD APERSI NTB sangat diharapkan, mengingat NTB memiliki potensi besar dalam bisnis perumahan. Belum lagi dukungan dengan adanya event internasional seperti MotoGP, WSBK dan MXGP Samota.
Dengan mengembangkan sayap di NTB, APERSI menggandeng pengusaha-pengusaha startup dari kalangan milenial. Menurutnya, milenial dianggap merupakan tolak ukur di setiap daerah, terutama NTB yang kini mulai bangkit kembali dengan pariwisatanya.
“Hunian bersubsidi, harga terjangkau dan lokasi strategis merupakan kebutuhan anak-anak muda sekarang yang sedang memulai menata hidupnya untuk masa depan. Maka dari itu, APERSI hadir di NTB untuk memenuhi tantangan kebutuhan tersebut,” ujar Ilman ditemui usai pelantikan.
APERSI sendiri merupakan asosiasi pengembang perumahan yang sebelumnya banyak memenuhi tantangan kebutuhan untuk anak-anak muda di kota-kota besar. Seperti di Jabodetabek, Sulawesi, Jawa Timur, Jawa Barat dan kota berkembang lainnya. APERSI masuk ke NTB karena melihat potensi perkembangan disini kedepannya sangat pesat.
“Kita sangat optimis bahwa NTB punya banyak potensi dalam mengembangkan bisnis properti kedepannya,” pungkasnya. (jr)


