in

Simulasi KBM Tahap III, KCD Lombok Timur; tidak ada klaster penyebaran Covid-19

kicknews.today – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) III sudah mulai digelar pada minggu ketiga bulan Oktober hingga minggu pertama November. Kepala KCD Lombok Timur klaim hinga saat ini tidak ditemukan adanya cluster penyebaran Covid-19.

Kepala KCD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, H Mahsun mengklaim pada simulasi KMB tatap muka tahap III ini lebih baik ketimbang pada simulasi sebelumnya. Alasannya, pada simulasi tahap III ini sekolah-sekolah sudah mulai siap dari sisi sarana prasarana penyediaan protokol Covid-19 serta siswa dan guru juga sudah siap dari sisi mental.

“Pantauan kami dilapangan sekolah semakin siap,” akunya saat ditemui wartawan, Selasa (3/11).

Pada Simulasi kali ini menyasar semua sekolah negeri, mulai dari Sekokah Luar Biasa (SLB) sebanyak tiga sekolah, 23 Sekolah Menengah Atas (SMA), dan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 12 sekolah.

Pada simulasi ini pula tidak ditemukan adanya cluster baru penyebaran Covid-19. Sebab mekanisme sudah diatur, mulai dari pembagian shift siswa yang mengikuti simulasi KBM, kepulangan siswa yang telah usai mengikuti KBM juga diatur sehingga siswa yang pulang dan datang tidak terjadi kontak.

“Alhamdulillah tidak ada kerumunan seperti simulasi sebelumnya,” ujarnya.
Selanjutnya usai simulasi KBM tatap muka untuk tahap III dan IV dilaksanakan akan menunggu perkembangan melalui kajian-kajian dari gugas tugas penanganan covid-19. “Kita menunggu perkembangan selanjutnya.”

Mahsun juga mengaku bersyukur meskipun wilayah Lombok Timur masih zona orange, simulasi berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan adanya cluster baru.
“Kita walaupun zona orange kegiatan berjalan dengan baik,” tutupnya. (Oni)

What do you think?

Member

Written by toni hermawan

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Polres Bima sambut Tim Pengawasan dan Pemeriksaan Polda NTB

Pembunuhan Mahasiswa di Kota Bima, Pelaku terancam dibui Seumur Hidup