in

Polda NTB pastikan seleksi calon polisi tak ada calo

Karo SDM Kombes Polda NTB Satria Yusada saat memberikan keterangan kepada wartawan (14/4/2021).

kicknews.today –  Pada Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A 2021, Polda NTB pastikan rekrutmen anggota baru Polri bersih, transparan, dan akuntabel, tanpa calo.

Wakapolda NTB, Brigjen Pol Drs Asby Mahyuza mengatakan, Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A 2021, agar seleksi penerimaan calon anggota Polri di Polda NTB dilaksanakan secara bersih, transparan, dan akuntabel.

“Kita ambil sumpah panitia dan orang tua peserta agar sesuai dengan prinsip Betah (bersih, transparan, akuntable, dan humanis),” jelas Wakapolda NTB Karo SDM Kombes Polda NTB, Satria Yusada mengatakan, animo pelamar anggota Polri di NTB tahun 2021 ini sangat bagus, angkanya mencapai ribuan pelamar putra dan putri.

Dijelaskan jumlah pelamar keseluruhan di NTB, yang mendaftar melalui online 3.405 orang, terdiri dari putra 3.031 dan putri 374 orang.

Dari 3.405 pelamar, yang berhasil terverifikasi 3.186 orang, terdiri dari putra 2.851, putri 335 orang, yang belum terverifikasi 219 orang terdiri dari putra 180 dan putri 39 orang.
“Mereka yang belum terverifikasi berarti belum punya kesempatan untuk mengikuti tes,” jelasnya.

Bagi pelamar belum terverifikasi, tambah Satria, bukan karena pembatasan kuota pendaftar, tetapi lebih kepada persyaratan yang dimasukkan ke aplikasi tidak lengkap, atau ada syarat lain yang tidak terpenuhi sehingga data mereka tidak terverifikasi sistem.

“Sekarang serba online, yang dulunya manual sekarang semua sudah menggunakan system komputerisasi yang terhubung langsung dengan server yang ada di Mabes Polri,” kata dia.

Untuk itu, jelas Satria, mengingatkan semua peserta dan orangtua untuk tidak percaya kepada siapa saja yang menawarkan jasa lobi atau calo pada penerimaan anggota Polri.

“Tujuan penandatanganan fakta integritas ini salah satunya menghindari pihak-pihak yang memanfaatkan momen ini, untuk itu jangan percaya calo atau makelar,” pungkasnya. (vik)

Editor: Annisa

Laporkan Konten