in

RTG tahap 11 di Mataram dieksekusi, Batas Akhir 31 Desember

kicknews.today – Tahap rehabilitasi dan rekonstruksi rumah tahan gempa (RTG) untuk tahap 11 di Mataram segera dieksekusi. Hal itu sesuai Inpres yang dikeluarkan pusat kepada setiap daerah terdampak bencana Gempa tahun 2018 lalu.

Sekertaris Badan Pananggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Akhmad Muzakki mengatakan, Rehab-rekon RTG tahap 11 di Mataram segera dieksekusi.

Kata Jek sapaannya, Rehab-rekon RTG tahap 11 di Mataram dibatasi hingga 31 Desember 2020 mendatang. “Itu sesuai Inpres yang dikeluarkan presiden. Harus selesai akhir tahun ini,” katanya, Senin (30/11).

Untuk Rehab-rekon RTG tahap 11 ini diperuntukan untuk 1.408 RTG. Baik yang masuk kategori rusak sedang dan rusak ringan. “Pembentukan Pokmas kita sudah mulai. Yang jelas tidak ada lagi kategori rusak berat,” sebut Jak.

Khusus di Mataram, RTG terbanyak pada tahap 11 berada di 42 Kelurahan dari enam kecamatan Mataram. Untuk kelurahan terbanyak kata Jak berada di Dasan Cermen, Monjok Barat, Monjok Timur, Karang Baru dan Mandalika.

“Kurang lebih, sekitar 20 kelurahan utama. Sebenarnya 42 kelurahan. Tapi karena ada satu dua RTG di satu kelurahan kita gabung ke kelurahan lain,” kata Jek.

Sesuai data RTG, perpanjangan tahap 11 merupakan sisa dana stimulan dari tahap 10 sebesar Rp21,7 miliar. Untuk pendanaan tahap 11 kata Jak, diprediksi mencapai Rp19,84 miliar.

“Jadi akan ada sisa nanti setelah tahap 11 ini,” katanya. Sesuai ketentuan kata Jak, sisa dana tersebut akan dikembalikan ke kas daerah.

“Kita sudah minta Camat, Lurah, dan pokmasnya harus sama-sama mengawal RTG ini. Semua masyarakat kita juga kita minta bersabar,” jelasnya.

Untuk tahap 11 sebanyak 1.024 RTG rusak ringan akan diperbaiki. Sedangkan untuk rusak sedang sebanyak 384 RTG.

“Kalau ada yang belum dapat kita minta sabar. Karena memang RTG ini, tidak semua harus dapat. Karena ada banyak warga yang ngaku layak dapat. Begitu kita cek ternyata tidak,” kata Jek.

Ia pun menegaskan, kalau ada yang memberikan data palsu, pihaknya tak segan-segan akan menarik dana RTG dari penerima. “Kita tarik. Kalau doble juga langsung dicabut,” tegasnya.

“Artinya apa, jika ada warga yang berani-berani bilang dapat tapi tidak layak dapat ini akan kita cek. Mari kita jujur, selama ini pemerintah tidak pernah mencelakakan masyarakat saya kira,” tutup Jek. (Vik)

Editor:

Comments

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0