in

Ratusan juta sumbangan terkumpul dari ASN Pemprov NTB untuk Palestina

Lalu Gita Ariadi dalam aksi damai bela Palestina (21/5/2021).

kicknews.today – Hingga kini, Pemerintah Provinsi NTB telah mengumpulkan sebanyak Rp150 juta sumbangan dari semua ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTB. 

Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H Lalu Lalu Gita Ariadi mengatakan, penjajahan atas Palestina harus dihentikan. Karena menurutnya penjajahan yang dilakukan Israel telah jelas melanggar komitmen konstitusional.

“Kita banyak dengar berita darah air mata yang tertumpah di Palestina, itu juga kami rasakan. Sebagai bagian kemanusiaan kami mengutuk tindakan Israel kepada warga Palestina,” kata Gita kepada awak media, Jumat (21/5).

Saat ini jelas dia, Pemerintah Provinsi NTB telah menggerakkan  dukungan nyata bagi warga Palestina. Semua ASN, sebut dia, diminta memberikan sumbangan seikhlasnya.

“Sambil  kita cermati keadaan di sana, kita ikuti garis kebijakan pemerintah dan langkah konkret lainnya. Serta melihat perkembangan di Palestina,” jelasnya.

Secara tidak langsung kata Gita, empat tuntutan dari Koalisi Rakyat NTB bela Palestina akan disampaikan ke Pemerintah Pusat melalui media.

“Selain kita mencermati keadaan, sumbangan ASN masih terus berproses. Kita target sebanyak-banyaknya,” katanya.

Selain itu, lanjut Gita, kalau pun harus berjuang ke Palestina, Pemerintah Provinsi NTB akan menyiapkan para mujahid yang akan dikirim untuk berjuang ke Palestina.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat siap pasang ‘Bebadong‘ atau jimat bagi mujahid asal NTB untuk berjuang melawan serangan Israel yang dilakukan kepada rakyat Palestina.

Hal itu diungkapkan langsung Gita Ariadi, usai mendengar empat poin tuntutan massa aksi dari Koalisi Rakyat NTB bela Palestina, Jumat (21/5) pagi tadi.

“Kalau terjadi, kami akan persiapkan para mujahid. Tanpa tangan kosong harus kesana. Mane-mane kita siapkan Bebadong (setidaknya kita siapkan jimat),” kata Gita.

Senada dengan Gita, Panglima Aksi H M Agus Setiawan, mengaku pihaknya telah membuka pendaftaran pejuang atau mujahid asal NTB.

Sejauh ini kata Agus, Koalisi Rakyat NTB bela Palestina telah mengumpulkan 15 orang mujahid asal NTB yang siap dikirim ke Palestina jika mendapat rekomendasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

“Setidaknya sudah ada 15 mujahid yang sudah siap dikirim ke Palestina. Tinggal kita tunggu rekomendasi dari Pemerintah saja,” katanya.

Bagi warga NTB yang ingin bergabung  dan bersedia berjuang ke Palestina melawan aksi biadab Israel, kata Agus, bisa mendaftarkan diri di dua lokasi; baik di Masjid Hubbul Wathan Kota Mataram dan Masjid Agung Praya Lombok Tengah. (vik)

Editor: Annisa

Laporkan Konten