in

Plt Sekda Lombok Tengah Sayangkan ASN yang tidak Netral di Pilkada 2020

kicknews.today – Pelaksanaan Pilkada Lombok Tengah tanggal 9 Desember 2020 tinggal menghitung hari. Dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pilkada 2020 mulai bermunculan, tindakan oknum ASN itu sangat disayangkan oleh Sekda Lombok Tengah.

“Tentu kita sangat sayangkan itu terjadi adanya oknum ASN yang ikut politik praktis,” ujar Idham Khalid kepada wartawan di kantornya, Selasa (24/11).

Ditegaskan, di sisa tahapan Pilkada Lombok Tengah selama dua minggu ini, pihak tetap mengimbau kepada para ASN di setiap acara maupun apel pagi untuk tetap netral. Meskipun mereka memiliki hak politik, namun jangan sampai mengajak orang lain untuk mendukung pasangan calon.

“Meskipun ada hak politiknya, tapi jangan mengajak,” katanya.

Disamping itu, pihaknya juga telah meminta Kepala OPD untuk mengimbau pegawainya tidak terlibat politik praktis, baik itu secara langsung maupun melalui media sosial.

“Kita saat ini terus gaungkan bahwa ASN itu tidak boleh terlibat politik praktis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Lombok Tengah, Abdul Hanan mengatakan, jumlah laporan pelanggaran netralitas ASN yang ditangani Bawaslu hingga saat ini sebanyak 16 Oknum ASN dan telah direkomendasikan ke KASN.

“Dari 16 orang itu sudah keluar rekomendasi dari KASN sebanyak 11 orang,” katanya.

“Kita berharap juga kepada masyarakat untuk sama-sama mengawasi Pilkada Lombok Tengah. Kalau ada temuan silahkan dilaporkan kepada Bawaslu,” pungkasnya. (Ade)

Editor:

Laporkan Konten