in

Pjs Bupati Bima ajak Masyarakat patuhi protokol Covid-19

kicknews.today – Pjs Bupati Bima, Ir Muhammad Husni MSi mengajak masyarakat mematuhi protokol Covid-19. Demi memutuskan mata rantai penyebaran virus yang mematikan tersebut.

Ajakan tersebut disampaikannya saat Pemerintah Kabupaten Bima melaksanakan Jumat Khusu’, sekaligus silaturahmi dengan Jamaah Masjid Al-Hudah Desa Teke, Kecamatan Palibelo, Jumat (16/10).

Pjs Muhammad Husni dalam arahannya, usai sholat Jumat, menyampaikan akan menjabat sebagai Pejabat Sementara Bupati sampai pada 5 Desember 2020 mendatang.

“Kurang lebih dua bulan saya akan menjabat. Kita harus menjaga ketentraman dan ketertiban di daerah kita tercinta,”ungkap Pjs Bupati di hadapan para jama’ah.

Kata Husni, menjaga daerah itu semua  berawal dari rumah tangga masing-masing.

“Kita perbaiki dan rampungkan dari yang terkecil. Jika lingkungan kita baik, maka lingkungan masyarakat juga akan tertib dan tentram,” terangnya.

Terkait dengan penanganan Covid-19, Bupati berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid. Selalu mengikuti anjuran pemerintah demi memutuskan mata rantai pandemi Covid-19. 

“Saya imbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Desa Teka, agar selalu mewaspadai dampak pandemi Covid-19. Karena ini bagian dari tugas saya selaku pejabat sementara Bupati Bima,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Pjs Bupati, memberikan sumbangan secara pribadi sebesar Rp 2,5 juta untuk pembangunan Masjid  Al-Hudah.

Kepada pengurus masjid Pjs Bupati mengaku, atas nama pemerintah tetap memperhatikan untuk membantu tempat ibadah. Sesuai kemampuan keuangan yang ada, sehingga masyarakat bisa melaksanakan sholat dengan nyaman.

“Masjid harus benar-benar kita perhatikan. Terutama sekali memakmurkannya,” pinta Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB tersebut. (rif)

What do you think?

Member

Written by syarif bima

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Video porno istri disebar mantan suami lalu istri divonis 3 tahun penjara kini disidang MK

1.149 orang melamar jadi Pengawas TPS