in

Februari 2021, Pasar Renteng dengan konsep Green Building pertama di NTB mulai difungsikan

kicknews.today -Progress pembangunan pasar tradisional Renteng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah telah mencapai 96 persen di akhir Tahun 2020. Sehingga, Pemerintah Daerah memastikan proyek pasar yang menghabiskan anggaran Rp 114 Miliar dari Kementerian PUPR tersebut bisa difungsikan Tahun 2021.

Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya mengatakan, progress pasar Renteng tersebut telah mencapai 96 persen. Artinya tinggal penataan atau finishing yang akan diselesaikan bulan Desember 2020.

“Progressnya sekitar 96 persen,” ujarnya kepada wartawan di bencingah Adiguna Praya, Jumat (11/12).

Selanjutnya pada awal Tahun 2020 lalu dilakukan peresmian oleh Kementerian PUPR bersama Bupati Lombok Tengah. Sehingga pada bulan februari 2021, pasar tersebut bisa difungsikan atau para pedagang telah bisa berjualan di pasar tersebut.

“Februari 2021 telah bisa digunakan setelah area parkir tuntas di kerjakan sampai awal tahun,” katanya.

Dikatakan, konsep Pasar Renteng yang dibangun tersebut seperti Pasar Modern, sama seperti Pasar Jelojok Kecamatan Kopang yang saat ini sudah jadi dan sudah digunakan. Dimana bangunannya itu dengan konsep green building (bangunan hijau) dan bakal menjadikan Pasar Renteng sebagai pasar dengan konsep green building pertama dan satu-satunya di NTB serta yang kedua di Indonesia.

“Konsep bangunan Pasar Renteng ini seperti pasar modern, hijau dan tetap asri,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya sejumlah lapan pedagang di Pasar Renteng itu rata dengan tanah setelah terbakar pada Tahun 2018 lalu. Dimana penyebab kebakaran Pasar Renteng yang menjadi pendukung ekonomi masyarakat itu diduga akibat hubungan arus pendek listrik. (Ade)

Editor:

Adukan konten

Comments

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0