in

Wisata ‘Sunset’ Pantai Tanjung Bias serap banyak Tenaga Kerja saat Pandemi

Pantai Tanjung Bias Malam Hari

kicknews.today – Keelokan wisata Pantai Tanjung Bias dari hari ke hari kian mematik jumlah wisatawan yang berkunjung ke pintu awal masuk Destinasi Senggigi itu.

Pantai Tanjung Bias pun disebut-sebut sebagai destinasi primadona di wilayah bagian Utara Kabupaten Lombok Barat tersebut.

Camat Batu Layar, Afgan Kusumanegara mengatakan semakin berkembangnya kawasan wisata Pantai Tanjung Bias mampu mampu menyedot para pengunjung.

Berbekal bibir pantai yang relatif luas, pengunjung di destinasi ini dibuat cukup nyaman. Ditambah kondisi kebersihannya yang juga terjaga.

Kondisi ini praktis kata Afgan menjadi berkah bagi para warga yang menggantungkan penghidupan di tempat ini.

Sedikitnya ada sekitar 700 lebih tenaga kerja (Naker) dari berbagai daerah diserap bekerja di Pantai Tanjung Bias.

“Mulai dari tukang parkir, juru masak, petugas kebersihan dan yang lainnya. Jumlahnya cukup banyak,” ucap Afgan, Kamis (4/3).

Apalagi kata Afgan, Pantai Tanjung Bias menarik dikunjungi saat sore hari. Di momen sore hari, suasana Pantai Tanjung Bias memanjakan para pengunjung untuk menikmati panorama matahari terbenam (sunset).

“Apalagi ditambah dengan harga kuliner yang ditawarkan para pedagang. Harga yang diberlakukan relatif sangat murah dan terjangkau bagi semua kalangan. Inilah kelebihannya,” jelasnya.

Khusus persoalan kebersihan kata dia, berkat kekompakan semua elemen, persoalan sampah kini bisa diatasi.

“Sekarang BUMDes yang tangani. Hasilnya seperti sekarang, pengunjung dibuat semakin nyaman,” ucapnya.

Hal itu pun tidak saja menggantungkan diri dari hasil berjualan dan parkir. Beberapa warga juga berinovasi dengan menciptakan atraksi wisata. Seperti atraksi berkuda dan banana boat.

Ia pun akan terus mendorongan kawasan Pantai Tanjung Bias untuk terus dikembangkan. Warga pun diharap terus berinovasi menciptakan atraksi baru agar Pantai Tanjung Bias tetap menjadi primadona.

Dengan berinovasi sebutnya, ia yakin kawasan ini tetap diminati pengunjung. Hal itu pun Ini akan berdampak positif bagi perekonomian warga sekitar.

“Tapi itu kita ingatkan kepada para pedagang, agar harga jualannya kulinernya jangan sampai terlalu tinggi dan tetap terjangkau,” selorohnya.

Sementara itu, Plt Kades Senteluk, Lalu Adnan mengatakan, semua pengelolaan di kawasan ini diserahkan ke BUMDes. Pihaknya dari pemerintah desa hanya memastikan jaminan keamanan di kawasan tersebut.

“Ada petugas Linmas desa yang kita tugaskan. Mereka ini yang jamin keamanan kawasan. Kita berikan jadwal jaga. Mereka ini secara bergantian memberikan penjagaan demi menghindari hal-hal negatif yang tidak diinginkan,” tegasnya. (Vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten