in

Wakil Bupati Lombok Utara sidak sejumlah tempat wisata

saat Wakil Bupati Danny Karter Lombok Utara

kicknews.today – Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan bersama gabungan Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah objek wisata yang kerap ramai dikunjungi pada moment Lebaran Ketupat, Kamis (20/5). Selain destinasi Danny juga mengunjungi dua pintu masuk daerah yang tengah dijaga ketat.

Diungkapkan Politisi Gerindra itu, sidak kali ini guna memastikan Surat Edaran (SE) terkait penutupan objek wisata di KLU sampai atau tidak. Dan sejauh pantauan tidak ada objek wisata yang dibuka oleh karena diperketatnya akses masuk.

“Seperti taman wisata kebun binatang kemudian, pantai Impos Tanjung dan selanjutnya Nipah mereka semua komitmen menutup,” ungkapnya.

Kondisi ini semakin diperketat setelah sehari sebelumnya ada hasil swab wisatawan dari luar daerah yang ditemukan positif. Pasalnya, di tiga titik pintu masuk ke Lombok Utara ini dukung oleh petugas yang khusus melakukan swab antigen. Meski dilakukan secara acak, menurutnya, cukup efektif dan membuat masyarakat tidak tergiur kembali untuk berkunjung ke lokasi wisata yang notabennya menjadi pusat keramaian.

“Kemarin ditemukan tiga orang warga luar KLU yang ingin berwisata ditemukan positif oleh petugas yang melakukan tes swab antigen. Hari ini (kemairn red) hingga siang hari belum ada yang ditemukan posisif lagi setelah dilakukan tes acak,” jelasnya.

“Pengetatan jalur masuk ini tidak hanya kita di KLU saja melainkan semua daerah. Tujuannya tidak lain adalah upaya mencegah penyebaran covid-19 ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakapolres Lombok Utara Kompol Setia Wijatono mengatakan, sejauh ini tim gabungan terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dilibatkan dalam pembatasan pintu masuk ke Lombok Utara. Sesuai edaran bupati bahwa semua objek wisata pada hari lebaran ketupat ditutup untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Masayarakat luar yang ingin ke objek wisata di KLU atau dengan alasan silaturahmi diminta putar balik. Sedangkan masyarakat KLU yang melengkapi diri dengan KTP diizinkan melanjutkan perjalanan mereka,” tegasnya.(iko)

Editor: Nurul

Laporkan Konten