in

Lebaran Topat, objek wisata di Lombok Tengah sepi

Pantai Kuta Mandalika

kicknews.today – Kunjungan objek wisata di Kabupaten Lombok Tengah terlihat sepi pada hari Lebaran Topat.

Pantauan wartawan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, sepanjang kawasan Pantai Kuta tidak terlihat adanya keramaian, hanya para pedagang yang biasa berjualan. Sejauh ini, akses pintu masuk kawasan tersebut ditutup dan dijaga aparat.

Arus lalulintas menuju kawasan juga terlihat normal dan tidak ada kemacetan dari jalan Bypass Bandara menuju Mandalika. Aparat Gabungan TNI, Polri, Sat Pol PP, dan Dinas Perhubungan, melakukan penyekatan di beberapa titik seperti di simpang tiga Sengkol, Bundaran Kuta, dan penjagaan di pintu masuk obyek wisata. 

Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, penyekatan akses jalan menuju kawasan wisata tersebut dilakukan sesuai dengan maklumat bersama guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Sehingga semua objek wisata di Lombok Tengah sejak hari ini sampai dengan Minggu (23/5) ditutup. 

“Ini semua untuk kebaikan kita bersama dan mencegah penyebaran virus Covid-19,” ujarnya kepada wartawan saat turun langsung memantau penyekatan di Bundaran Kuta, Kamis (20/5).

Setiap pengendara maupun masyarakat yang akan menuju wisata, tidak dibolehkan untuk melintas dan harus putar balik. Kecuali masyarakat yang merupakan warga setempat diperbolehkan melintas atau melanjutkan perjalanan. 

Selain penyekatan, pihaknya bersama Tim Gugus Tugas melakukan pengecekan Swab Antigen secara acak kepada pengguna. 

“Alhamdulillah untuk sementara hasil pemeriksaan belum ada yang reaktif,” jelasnya. 

Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan menambahkan, selain melakukan pengawasan dan pengamanan, pihaknya juga telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait penutupan objek wisata di tengah pandemi Covid-19 selama empat hari dimulai tanggal 20 sampai 23 Mei 2021.

“Kita imbau dan sampaikan kepada masyarakat bahwa lokasi wisata sudah ditutup. Ini dilakukan berdasarkan arahan Presiden serta dilanjutkan dengan kesepakatan bersama Forkopimda Loteng kemudian dikeluarkannya maklumat bersama, di mana daerah yang masih zona orange agar dilakukan penutupan,” pungkasnya. (ade)

Editor: Dani

Laporkan Konten