in

Jelang Tahun Baru, Pengusaha Pariwisata KLU Dapat Subsidi

Sumber Foto: golomboktourcom

kicknews.today – Lantaran pandemi Covid-19 di Lombok Utara praktis melumpuhkan sektor pariwisata. Namun, belakangan menjelang pergantian tahun para pengusaha wisata mendapat angin segar. Pasalnya, mereka akan disubsidi oleh pusat demikian diungkapkan Kepala Disbudpar KLU Vidi Eka Kusuma belum lama ini.

Menurutnya, KLU mendapatkan hibah Kementerian Keuangan sebesar Rp 15,34 miliar untuk pemulihan pariwisata. Anggaran tersebut sebanyak 70 persen dialokasi untuk hotel dan restoran. Misalnya, untuk subsidi diskon, promosi, sosialisasi pariwisata, hingga gaji karyawannya.

“Lima persen untuk pengawas internal pemerintah. Sedangkan 25 persen sisanya digunakan Disbudpar untuk melakukan kerjasama dengan beberapa perusahan. Mulai dari segi CHSE (Clean, Healthy, Safety, and Environmet), restorasi destinasi wisata, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Dijelaskan, anggaran yang besar tersebut harus selesai per 30 Desember, dan tidak boleh diperuntukkan untuk pembangunan fisik. Maka itu, akhir tahun ini pihaknya berencana mengadakan beberapa event. Event tersebut menjadi ajang promosi pariwisata KLU dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Nanti ada pertunjukan rakyat mengenai budaya, kesenian, dan lainnya. Pusat event diadakan di Gili Trawangan. Rencananya kegiatan itu akan berlangsung selama dua hari. Perihal diskon sekarang tengah proses komunikasi dengan hotel, termasuk apa hal lainnya yang bisa kita lakukan,” jelasnya.

“Kami juga ingin nanti ada subsidi untuk sepeda, trasportasi dokar, dan lainnya. Itu yang kita tawarkan kepada yang mau bekerjasama, dan ini baru rencana,” imbuhnya.

Sementara terkait restorasi destinasi wisata, Disbudpar akan melakukan restorasi di 10 titik. Yakni Nipah, Klui, Pandanan, Kecinan, tiga Gili, Medana, Jambianom, dan Papak. Restorasi itu juga dibarengi dengan penghijauan di tiga Gili. Pemulihan pariwisata ini akan melibatkan seluruh Pokdarwis di KLU. Bahkan mereka juga aktif dilibatkan dalam sosialisasi CHSE.

“Walaupun kecil, setidaknya kita coba melakukan restorasi. Mudah-mudahan bisa memancing dana yang lebih besar lagi ataupun perhatian,” pungkasnya. (iko)

What do you think?

Member

Written by rico winanda

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Akhirnya! Warga Lias di Lombok Utara Sudah Bisa Bangun RTG

Personel tak patuhi Prokes Covid-19 dihukum