in

Dispar Lombok Barat target 4.230 Vaksin bagi pelaku Wisata

Vaksinasi Pelaku Wisata Lombok Barat

kicknews.today – Pemerintah kembali memberikan layanan vaksinasi kepada para pelaku pariwisata di Kabupaten Lombok Barat.

Pemberian vaksin untuk dosis kedua kepada 130 pelaku yang sudah mendapat vaksin beberapa waktu lalu.

Di samping itu juga ada 100 pelaku pariwisata yang juga mendapat giliran menerima vaksin untuk dosis pertamanya.

Vaksinasi ini sendiri menjadi salah satu upaya untuk menunjukkan kepada banyak pihak bahwa pariwisata di Lombok Barat siap untuk menyambut para tamu.

Selain itu, rencana pemerintah untuk mulai membuka keran penerbangan internasional menuju pulau Bali di bulan Juni-Juli, akan berimbas dan harus ada tunjukkan kepada pihak luar bahwa Lombok Barat sudah siap menyambut wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Saepul Akhkam usai vaksinasi diberikan kepada 230 orang.

Pada Selasa (24/3/2021) pihaknya kembali memberikan vaksinasi kepada 1.000 pelaku wisata di Lombok Barat.

“Ini secara langsung akan menghidupkan kegiatan kepariwisataan di 3-4 bulan ke depan,” terang Akhkam, Minggu (21/3/2021)

Jumlah sumber daya manusia pariwisata di Lobar kata Akhkam berjumlah lebih dari 4.230. Baik yang terlibat aktif di bidang kepariwisataan berupa hotel, restoran, agen perjalanan, para guide, para pelaku ekraf lainnya.

“Kita berharap mendapat alokasi tambahan, tentu angka seribu ini masih sangat jauh. Kita berusaha mereka tersentuh semuanya,” lanjutnya.

Vaksinasi ini menurut Akhkam menunjukkan bahwa protokol kesehatan masih harus tetap dijalankan.

Program ini juga melakukan sosialisasi bahwa vaksinasi ini hanya menjadi salah satu prosedur yang harus ditempuh dari prosedur tetap dalam protokol kesehatan.

Untuk menjadikan pariwisata terus menggaung, lanjutnya, di samping tentang protokol kesehatan yakni kesiapan kita dengan vaksinasi, juga menyiapkan aneka event. Event ini kita gelar setiap bulan, untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Lombok Barat memang dari aspek kepariwisataan itu tetap berupaya dan berikhtiar untuk menjadi bagian dari program nasional untuk pemulihan ekonomi secara nasional.

Pada Calendar of Event (CoE) Lombok Barat tahun 2021. CoE ini menjadi bagian stimulus merangsang kembali kunjungan wisatawan ke Lombok Barat.

CoE 2021 ini diungkapkan Akhkam berusaha untuk diselenggarakan dengan konsep kenormalan baru. Menurutnya, pandemi Covid-19 tak seharusnya menjadi penghalang untuk terus berkreasi dan bergerak.

Kepala Seksi Promosi dan Atraksi Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Lombok Barat Cecillia Umi Kuswandani mengaku, harmoni Lombok Barat akan dimulai dengan Parade Tarian Daerah yang akan menampilkan 63 pemain musik tradisional, terdiri dari pemain gendang beleq beserta pengiringnya dan 63 penari gandrung.

“Angka 63 sengaja kami pilih sebagai simbol menyambut HUT Kabupaten Lombok Barat ke-63 tahun ini,” ungkapnya.

Parade tarian daerah ini akan dilaksanakan di Taman Narmada pada tanggal 27 Maret mendatang. Kegiatan ini juga akan diramaikan dengan pameran foto dari para peserta Lomba Phonegraphy yang saat ini masih berjalan.

“Untuk tanggal 3 April kita akan menampilkan mini orkestra, musik akustik, dan musik tradisional. Kita juga rencananya akan menampilkan aneka permainan tradisional seperti tari batek baris, tari barong tengkok,fire dance, dan lainnya,” pungkas Umi.(Vik)

Editor: Redaksi

Laporkan Konten